SELATPANJANG, POTRETNEWS.com — Seorang penumpang kapal domestik, Nasri (32), nekat melompat ke laut saat kapal masih dalam pelayaran menuju Selatpanjang, Kepulauan Meranti,
Provinsi Riau Peristiwa itu terjadi di atas Kapal Ferry MV Dumai Line 1, Jumat (10/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, saat kapal melintas di perairan Repan, Kecamatan Rangsang.
Menurut keterangan saksi, Nasri yang saat itu berada di atas kapal bersama ayahnya, tiba-tiba berjalan menuju buritan. Tanpa tanda-tanda mencurigakan sebelumnya, ia langsung melompat ke laut lepas.”Tidak lama setelah ke belakang, dia langsung hilang. Ternyata melompat ke laut,” ungkap sang ayah kepada wartawan pascakejadian.Insiden tersebut terjadi begitu cepat, membuat penumpang dan kru kapal tidak sempat melakukan pencegahan.
Diketahui, korban baru saja menjalani pengobatan dan dalam perjalanan pulang dari Kabupaten Siak menuju kampung halamannya di Kecamatan Tebingtinggi Timur.Pelayaran itu seharusnya menjadi akhir dari perjalanan berobat, namun justru berujung tragedi di tengah laut.Mendapat laporan adanya penumpang yang jatuh ke laut, kru kapal langsung melakukan manuver darurat dengan memutar arah dan menyisir lokasi kejadian. Namun setelah sekitar 30 menit pencarian, korban belum berhasil ditemukan. Kapal kemudian melanjutkan pelayaran sesuai rute, sementara upaya pencarian dilanjutkan oleh warga setempat menggunakan pompong di sekitar lokasi.Dilansir dari
Riau Pos, Tim SAR Kepulauan Meranti yang menerima laporan langsung bergerak ke titik koordinat kejadian. Personil gabungan diterjunkan untuk melakukan pencarian di lokasi kejadian.”Begitu menerima informasi, tim langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan penyisiran bersama unsur gabungan. Namum himgga saat ini belum berhasil ditemukan dan akan memperluas area pencarian,” ujar Kepala Unit Siaga SAR Meranti, Ahad (12/4/2026).
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Di tengah perjalanan pulang menuju Selatpanjang, satu momen tak terduga di atas kapal justru mengubah segalanya menjadi tragedi kehilangan di lautan luas.***
Editor:Yusfreyendi