Wabup Poti Usulkan Rokan Hulu sebagai Kabupaten Sentra Pangan saat Rapat Penguatan Pengendalian Inflasi
Wakil Bupati Rokan Hulu H Syafaruddin Poti SH MM menyampaikan pendapat/pandangan saat Rapat Penguatan Pengendalian Inflasi yang digelar Pemerintah Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Rabu (11/3/2026). (foto dok ISTIMEWA)RIAU, POTRETNEWS.com — Guna memperkuat langkah strategis menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 M, Pemerintah Provinsi Riau menggelar High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Rapat yang berlangsung di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Rabu (11/3/2026) itu dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto dan diikuti para kepala daerah se-Provinsi Riau.Dari Kabupaten Rokan Hulu (Rohu), kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati H Syafaruddin Poti SH MM didampingi Asisten II Setda Rohul Drs Yusmar MSi, bersama sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pihak terkait lainnya.
Wakil Bupati Rokan Hulu H Syafaruddin Poti SH MM (pakai kopiah) dan peserta lainnya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum dimulainya Rapat Penguatan Pengendalian Inflasi yang digelar Pemerintah Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Rabu (11/3/2026). (foto dok ISTIMEWA)Dalam arahannya, Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menyampaikan bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah pusat terkait pengendalian inflasi daerah, khususnya hasil pertemuan Presiden RI Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan yang digelar di Istana Negara pada 2 Maret 2026.
Wakil Bupati Rokan Hulu H Syafaruddin Poti SH MM (pakai kopiah) dan peserta lainnya berdoa sebelum dimulainya Rapat Penguatan Pengendalian Inflasi yang digelar Pemerintah Provinsi Riau di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Rabu (11/3/2026). (foto dok ISTIMEWA)Masih dalam forum yang sama, pada kesempatan itu Wakil Bupati Rokan Hulu juga mengusulkan agar pemerintah provinsi menunjuk satu kabupaten sebagai pusat ketersediaan komoditas tertentu di tingkat Provinsi Riau.”Misalnya Rokan Hulu ditunjuk sebagai sentra atau sentral ketersediaan cabai di Provinsi Riau. Maka perlu disiapkan lahan serta target produksi setiap bulan. Kabupaten lain tetap memiliki program penanaman cabai, namun berfungsi sebagai penyangga, sementara Rohul menjadi pusatnya,” pungkas Poti.Melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta para pelaku usaha, Pemerintah Provinsi Riau berharap pengendalian inflasi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dapat berjalan optimal sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil.***(Adv) 























