Home > Berita > Umum

Mudik Lebaran, Lonjakan Arus di Riau Diprediksi Terjadi Mulai 13 Maret 2026

Rabu, 11 Maret 2026 11:44 WIB
bmudik-lebaran-lonjakan-arus-di-riau-diprediksi-terjadi-mulai-13-maret-2026bIlustrasi. Sumber: BACASAJA.id
RIAU, POTRETNEWS.com — Lonjakan aktivitas masyarakat masa mudik Lebaran diprediksi terjadi mulai 13 Maret 2026, hingga tujuh hari ke depannya. Periode ini bertepatan dengan dimulainya rangkaian libur panjang Idulfitri yang juga bersamaan dengan perayaan Hari Raya Nyepi. ”Arus mudik diperkirakan berlangsung mulai 13–20 Maret. Puncaknya kemungkinan Selasa malam 17 Maret atau Rabu pagi, mengingat libur panjang sudah dimulai sejak hari libur Nyepi,” kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Riau, Onki Hertawan, dikutip dari Antara, Rabu (11/3/2026).

Sementara itu, fase arus balik diprediksi terjadi pada 23 hingga 29 Maret 2026. Kepadatan kendaraan diperkirakan memuncak pada 23–24 Maret 2026, ketika masyarakat mulai kembali ke daerah tempat bekerja atau beraktivitas.

Guna mendukung kelancaran mudik, Dishub memastikan kelayakan kendaraan melalui pemeriksaan berkala.

”Kami memastikan kelayakan kendaraan angkutan umum melalui pemeriksaan berkala agar seluruh armada yang beroperasi benar-benar aman dan layak jalan,” ujar Onki dilansir Antara.

Selain itu, peningkatan pelayanan juga dilakukan di berbagai fasilitas transportasi seperti terminal, pelabuhan, dan bandara. Perbaikan layanan mencakup penyediaan ruang tunggu yang lebih nyaman serta fasilitas tempat ibadah yang layak bagi para penumpang.

Untuk mendukung mobilitas masyarakat selama periode Lebaran, Dishub Riau menyiapkan 28.380 armada transportasi darat. Selain itu tersedia lima kapal penyeberangan jenis Ro-Ro, 12 maskapai penerbangan, serta 10 kapal laut yang siap melayani perjalanan penumpang.

Sementara, di sisi lain, pemerintah juga akan menerapkan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang selama periode tertentu. Pembatasan ini berlaku bagi kendaraan dengan tiga sumbu atau lebih, termasuk kereta tempel dan gandengan, guna mengurangi kepadatan lalu lintas.

Onki juga mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik. Ia mengingatkan pengendara mematuhi aturan lalu lintas serta memastikan kondisi kendaraan sebelum berangkat.

”Kami mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan keselamatan, mematuhi rambu dan marka jalan, tidak membawa barang berlebihan, serta membawa kelengkapan surat kendaraan. Jika merasa lelah, sebaiknya beristirahat karena itu berbahaya bagi diri sendiri maupun orang lain,” tuturnya.

Editor:
Yusfreyendi

Kategori : Umum, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id