
ROKAN HULU, POTRETNEWS.com — Kepolisian Resort (Polres) Rokan Hulu Wilayah Riau merilis video patroli besar-besaran yang dilakukan di Desa Rambah Tengah Hulu (RTH), Kecamatan Rambah pada Jumat (27/2/2026).
Patroli skala besar tersebut berlangsung pada Kamis (26/2/2026). Sebelumnya pada malam Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 23.00 wib, tim Satresnarkoba Polres Rohul diadang sejumlah orang tak dikenal (OTK) di desa tersebut yang diduga menggunakan senjata tajam.
Tim Satresnarkoba Polres Rohul diadang saat akan membawa 3 terduga pengedar sabu yang ditangkap malam itu di lokasi tersebut. Saat penghadangan terjadi, satu dari tiga terduga pengedar sabu berhasil kabur.Patroli skala besar yang dilakukan ini merupakan respon Polres Rohul atas penghadangan tersebut. Selain itu, tim juga mengejar terduga pengedar yang kabur serta menindak peredaran narkoba di desa tersebut.Melansir
Tribunpekanbaru.com yang menerima rilis pada Kamis malam (26/2/2026), tim yang diturunkan dalam patroli skala besar ini yakni Satresnarkoba, Sat Samapta, Sat Intelkam, Propam dan Tim Raga Polres Rokan Hulu.
Patroli langsung dipimpin Kabag Ops Polres Rokan Hulu Kompol Hendrix. Perangkat desa dan masyarakat juga ikut serta. Dalam video yang diposting Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra di Facebook pada Jumat siang (27/2/2026) terlihat sejumlah personel diturunkan. Ada yang menggunakan mobil dan sepeda motor.Dalam video ini, terlihat tim Polres Rohul mengobok-obok sejumlah sudut desa tersebut. Masuk ke kebun-kebun dan merobohkan gubuk yang diduga digunakan sebagai tempat narkoba. Masuk ke pemukiman dan ke rumah warga. Sejumlah alat berkaitan dengan penggunaan sabu pun ditemukan.Seperti bekas alat hisap, tabung pirex, dan plastik klip bening. Bahkan tim juga mengamankan seorang laki-laki inisial DYN, 25 tahun, yang tertangkap tangan sedang menggunakan narkotika jenis sabu di tepi sungai di wilayah Dusun Gelumbang. Pria tersebut warga Desa Rambah Tengah Hulu."Kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika yang merusak generasi bangsa," kata Kapolres Rohul AKBP Emil Eka Putra dalam narasi yang mengikuti postingan video tersebut.Desa ini memang jadi sorotan dalam peredaran narkoba. Sebelumnya, saat akan memasuki bulan suci Ramadhan, sekelompok warga di desa ini melancarkan aksi spontan dengan membakar puluhan gubuk.
Pembakaran dilakukan karena warga marah sebab gubuk tersebut kerap dijadikan tempat narkoba, baik transaksi maupun konsumsi. Sejumlah warganet mendukung langkah Polres Rohul tersebut dalam kolom komentar seperti meminta agar bandar besar ditangkap. Namun ada juga komentar miring buat kepolisian.***
Editor:Yusfreyendi