Gagal Kelabui Polisi dengan Akting Pingsan, Sejoli Pengguna Narkoba di Pekanbaru Diringkus

Senin, 19 Januari 2026 12:11 WIB
bgagal-kelabui-polisi-dengan-akting-pingsan-sejoli-pengguna-narkoba-di-pekanbaru-diringkusb

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Strategi akting ala stripping sinetron seorang pemuda di Pekanbaru, Riau, berakhir antiklimaks. Alih-alih mendapatkan simpati, aksi pura-pura pingsan saat penggeledahan justru mengantar ia dan kekasihnya ke markas kepolisian. Hal ini setelah petugas menemukan paket narkotika yang disembunyikan di dalam jok sepeda motor.

Tragedi kisah asmara berujung jeruji--seperti judul sinetron--bermula pada Ahad (18/1/2026), saat Tim Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru melakukan patroli di kawasan Kampungdalam, Kecamatan Senapelan, Pekanbaru.

Wilayah ini dikenal sebagai zona merah peredaran gelap narkoba tersebut mendadak riuh ketika petugas mencegat gerak-gerik mencurigakan sepasang remaja yang tengah berkendara.

Saat penggeledahan badan dimulai, sang pemuda tiba-tiba melancarkan bakat aktingnya, yakni pingsan mendadak. Namun, petugas yang sudah kenyang makan asam garam di lapangan tidak terkecoh. Proses sterilisasi kendaraan tetap dilanjutkan hingga ditemukan satu paket sabu dan pil ekstasi yang terselip rapi pada bagasi bawah jok motor mereka.

"Upaya mengelabui petugas dengan berpura-pura tidak sadarkan diri itu gagal total. Kami tetap melakukan prosedur penggeledahan dan menemukan bukti fisik di kendaraan mereka," ujar Wakasat Narkoba Polresta Pekanbaru AKP Bahari Abdi, Sabtu (17/1/2026) siang, melansir beritasatu.com.

Tak berhenti di sana, hasil tes urine menunjukkan, duet kekasih ini positif mengonsumsi narkotika. Berdasarkan pemeriksaan awal, keduanya diduga kuat baru saja menyelesaikan transaksi belanja barang haram tersebut sebelum akhirnya terdeteksi radar polisi.

Kini, sepasang kekasih tersebut harus menukar agenda kencan mereka dengan proses penyidikan di Mapolresta Pekanbaru.

Pihak kepolisian masih mendalami apakah keduanya hanya berperan sebagai pengguna akhir atau memiliki keterkaitan dalam jaringan peredaran yang lebih luas di wilayah Senapelan.***

Editor:
Akam Sophian

Kategori : Hukrim, Pekanbaru
wwwwww
www.amsi.or.id