Refleksi Akhir Tahun 2025, Pemprov Riau Paparkan Capaian Pembangunan dan Tantangan Fiskal

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mencatat proyeksi realisasi pendapatan daerah 2025 sebesar Rp8,21 triliun atau 86,77 persen dari pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan yang ditetapkan Rp9,47 triliun.
Capaian tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto dalam agenda refleksi akhir tahun 2025 sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik terkait kinerja pemerintahan, kondisi fiskal, serta strategi menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.Ia menguraikan bahwa sepanjang 2025 kondisi fiskal daerah dihadapkan pada berbagai tantangan. Meski demikian, pengelolaan keuangan daerah dinilai masih berada dalam koridor yang terkendali. Proyeksi realisasi pendapatan daerah, katanya, tetap mampu mencapai Rp8,21 triliun.”Proyeksi realisasi Pendapatan Asli Daerah atau PAD sebesar Rp4,19 triliun atau 80,59 persen. Sementara pendapatan transfer diperkirakan mencapai Rp4,02 triliun atau 94,36 persen, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp6,22 miliar atau 67,26 persen,” ujarnya, Jumat (2/1/2026).Dari sisi pengeluaran, realisasi belanja daerah Provinsi Riau hingga akhir 2025 diproyeksikan sebesar Rp7,93 triliun atau 83,70 persen dari total anggaran yang telah dialokasikan. Menurutnya, capaian tersebut tetap difokuskan untuk memenuhi belanja wajib dan belanja prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat, meskipun pemerintah daerah harus bergerak dalam keterbatasan ruang fiskal.























