Plt Ketua Golkar Riau Ahmad Doli Kurnia Sebut Musda Dijadwalkan 8 November

Selasa, 04 November 2025 19:21 WIB
Ofika Rahmat Julias
bplt-ketua-golkar-riau-ahmad-doli-kurnia-sebut-musda-dijadwalkan-8-novemberbFoto: Pelaksana Tugas Ketua Golkar Riau Ahmad Doli Kurnia Tandjung (jaket kuning) sesaat sebelum bertotak ke Jakarta dari ruang VIP Bandara SSK II Pekanbaru, Selasa petang. (POTRETNEWS com)

RIAU, POTRETNEWS.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Riau pada Senin (3/11/2025) menggelar rapat pleno dengan agenda penetapan jadwal musyawarah daerah (musda) partai berlambang pohon beringin itu.

Dalam rapat yang langsung dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Golkar Riau Ahmad Doli Kurnia Tandjung, forum menetapkan jadwal musda yang diagendakan pada Sabtu, 8 November pekan ini.

Menurut Ahmad Doli yang juga Wakil Ketua Umum Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatra DPP Partai Golkar, keputusan hasil rapat pleno malam kemarin akan segera dilaporkannya kepada ketua umum (ketum) partai, Bahlil Lahadalia. Jika agenda tersebut disetujui ketum, imbuh Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI ini, maka musda digelar dengan waktu singkat.

”Malam ini saya ke Jakarta melaporkan keputusan rapat pleno ke Ketum Golkar. Kalau disetujui, maka tanggal 8 November kita laksanakan musda," kata Ahmad Doli menjawab potretnews.com, di ruang VIP Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, sesaat sebelum bertolak ke Jakarta, Selasa (4/11/2025) petang.

Pria yang akrab disapa Doli ini menyebut, penunjukannya sebagai Plt Ketua Golkar Riau memiliki dua mandat utama dari DPP. Yakni; mempercepat proses konsolidasi Golkar Riau dan memastikan pelaksanaan musda dapat segera digelar.

”Pada periode ini Golkar mengalami penurunan di Riau. Maka harus dimunculkan semangat baru agar Golkar bisa bangkit lagi untuk menghadapi event politik tahun 2029. Itu dimulai dari musda,” ujar politisi yang pernah menjabat Ketua Umum DPP KNPI periode 2008-2011.

Doli mengungkapkan, dirinya telah berkoordinasi dengan pengurus DPD I Golkar Riau serta membentuk panitia baru, baik steering committee (SC) atau panitia pengarah maupun organizing committee (OC) atau panitia pelaksana, untuk melanjutkan agenda musda.

Lebih lanjut, Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan bahwa DPP Gokar menginginkan seluruh proses konsolidasi di Riau berjalan dengan baik dan bersih. Ia juga menyinggung soal pentingnya integritas dalam tubuh partai.

Dia mengungkapkan, dirinya ditugaskan DPP Golkar agar proses musda ini bebas money politic dan tidak ada politik transaksional, tidak ada suap-menyuap dan sogok-menyogok.

”Jika ada informasi yang berkembang di internal partai, saya pastikan ke depan jangan sampai terjadi. Penanggung jawab musda sudah berubah. Kalau dulu Pak Syamsuar, sekarang saya yang bertanggung jawab. Tentu harus di bawah kendali saya. Maka panitia kami susun ulang sampai nanti pelaksanaan musda dilaksanakan,” pungkas Ahmad Doli Kurnia Tandjung.***

Kategori : Politik, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id