Jasad Bayi dalam Kondisi Dimakan Anjing Ditemukan di Atas Pelepah Sawit di Desa Sungaipinang Kampar

Senin, 27 Oktober 2025 20:48 WIB
bjasad-bayi-dalam-kondisi-dimakan-anjing-ditemukan-di-atas-pelepah-sawit-di-desa-sungaipinang
KAMPAR, POTRETNEWS.com — Viral di media sosial temuan seorang bayi yang tewas di Jl Perwira Dusun I, Desa Sungaipinang, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau, Senin (27/10/2025). Lokasi penemuan berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Pekanbaru. Menggunakan motor, dari Pekanbaru ke wilayah Kecamatan Tambang sekitar 40 menit.

Temuan bayi malang tersebut diunggah oleh akun Facebook pada Senin pagi. Dalam unggahan tersebut, jasad bayi tergeletak di atas pelepah kelapa sawit yang sudah mengering. Terdapat luka parah di bagian sisi kiri bayi tersebut.

Dilansir TribunPekanbaru.com, temuan jasad bayi laki-laki tersebut dikonfirmasi Kapolsek Tambang AKP Aulia Rahman. Ia menuturkan, warga telah melaporkan hal tersebut ke polisi. Pihaknya pun langsung menuju lokasi setelah mendapatkan laporan.

”Usai kita terima laporan itu, anggota langsung ke TKP," kata Aulia.

Jasad Dimakan Anjing
AKP Aulia menuturkan, lengan dan pinggang bayi bagian kiri sudah tercabik. Ia menuturkan, jasad bayi nahas ditemukan oleh warga pada Senin sekitar pukul 07.00 WIB.

Jasad bayi pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Yeni. Saat itu, Yeni melihat ada seekor anjing tengah menggigit-gigit kantong plastik berwarna merah.

Yeni pun berinisiatif untuk mengambil kantong plastik tersebut, hingga ia dikagetkan ternyata plastik tersebut berisikan bayi yang sudah tewas.

”Di dalam kantong plastik ada bayi laki-laki dan kondisinya sudah dalam keadaan meninggal dunia dan terdapat luka bekas gigitan anjing," ujarnya. Yeni, lanjut Aulia, langsung melaporkan ke Ketua RT setempat, Rustam.

Rustam pun langsung melaporkannya ke petugas yang tengah berjaga di Polsek Tambang.

Pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau di Pekanbaru untuk proses visum.

Menurut Aulia, bayi tersebut diduga belum lama dilahirkan. Ia menduga, orang tua korban membuangnya setelah dilahirkan.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Keberadaan orang tua bayi pun tengah diselidiki polisi.

”Saat ini kita sedang melakukan penyelidikan dan akan mengusut tuntas atas kejadian ini dan mencari keberadaan orang tua bayi," pungkasnya.***

Editor:
Akam Sophian

Kategori : Hukrim, Kampar
wwwwww
www.amsi.or.id