Pengendara Mobil di Pekanbaru yang Pukul Pejalan Kaki Lagi Gendong Bayi Ditetapkan Tersangka

<b>Pengendara Mobil di Pekanbaru yang Pukul Pejalan Kaki Lagi Gendong Bayi Ditetapkan Tersangka</b>

Perkelahian pemobil dengan pejalan kaki yang sedang menggendong bayi viral di Pekanbaru. (Tangkapan Layar Video di Media Sosial)

Rabu, 17 September 2025 13:23 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Pengendara mobil di Pekanbaru yang memukul pejalan kaki yang sedang menggendong bayi beberapa waktu lalu, ditetapkan sebagai tersangka.

Diketahui, video pemukulan tersebut sebelumnya viral di media sosial. Pelaku merupakan pria bernama Olvi Pradiyan. Pelaku dilaporkan oleh korban, RS ke Polresta Pekanbaru.

Berdasarkan hasil pendalaman yang dilakukan tim penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru, Olvi pun ditetapkan tersangka dengan ancaman pasal penganiayaan. "Pelaku OP (Olvi Pradiyan, red) telah ditetapkan tersangka. Disangkakan Pasal 351, penganiayaan," kata Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Bery Juana Putra, Rabu (17/9/2025).

Peristiwa penganiayaan terjadi di Jalan As-Shofa, Kota Pekanbaru. Video cekcok antara pelaku dengan korban, tersebar luas di media sosial.

Menurut laporan RS, kejadian bermula saat ia yang sedang menggendong bayi, merasa tersenggol oleh mobil tersebut.

Secara spontan, RS mengetuk bodi mobil. Aksi tersebut memicu emosi pengemudi yang langsung turun dari kendaraannya. "Posisi di awal itu saya jalan, tersenggol ya dan saya refleks saja (pukul body mobil). Tapi itu pelan, kan terlihat di video viral itu," jelas RS Tribunpekanbaru.com.

Cekcok yang terjadi semakin memanas saat pengemudi tersebut mendorong RS. Mirisnya, saat itu RS tengah menggendong balita berusia 9 bulan di bagian depan tubuhnya.

Dorongan tersebut membuat balita itu jatuh ke jalan. "Saya sudah lapor ke Polresta Pekanbaru, Selasa kemarin. Harapannya kasus ini dapat ditangani, karena saya khawatir trauma juga pada anak ya," ujar RS.

Aksi kekerasan ini sempat dilerai oleh warga dan guru di sekitar lokasi kejadian. Namun, dalam video yang beredar, pengemudi mobil tersebut terlihat tetap ngotot dan bahkan mengaku memiliki keluarga aparat. ***

Editor:
Roy Pribadi

Kategori : Hukrim, Pekanbaru
wwwwww
www.amsi.or.id