Home > Berita > Umum

KPK Sebut Banyak ASN Abaikan Konflik Kepentingan dari Keluarga dan Sahabat

<b>KPK Sebut Banyak ASN Abaikan Konflik Kepentingan dari Keluarga dan Sahabat</b>
Selasa, 19 Agustus 2025 13:57 WIB

JAKARTA, POTRETNEWS.com — Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ibnu Basuki Widodo mengatakan, banyak aparatur sipil negara (ASN) yang tidak memahami titik rawan korupsi dalam pekerjaannya. Menurut dia, ASN harusnya memahami titik rawan tersebut agar terhindar dari tindak pidana korupsi.

“Kurangnya kesadaran risiko korupsi. Tidak semua ASN memahami titik rawan korupsi di pekerjaannya sehingga langkah pencegahan tidak optimal,” kata Ibnu dalam Webinar Nasional Anti Korupsi di Graha Pengayoman, Kementerian Hukum, secara virtual, pada Selasa (19/8/2025).

Dia mencontohkan, banyak ASN yang sering mengabaikan konflik kepentingan baik dari keluarga maupun sahabat dalam bentuk suap dan gratifikasi yang dapat mempengaruhi pengambilan keputusan. “Bisa mempengaruhi pola kita dalam mengambil suatu keputusan. Itu disebut ada conflict of interest. Nah ini mari kita belajar bersama,” ujar Ibnu. Ibnu juga mengatakan, ASN sering berhadapan dengan atasan, rekan, dan pihak luar untuk melakukan intervensi yang mendorong agar melanggar aturan.

Dia meminta ASN dapat tegak lurus melakukan aturan-aturan yang ada guna terhindar dari tindak pidana korupsi. “Kalau toh ada ajakan pimpinan yang tidak benar, Saudara bisa menolak. Apalagi ajakan dari kanan kiri saudara yang mengajak melakukan penyelewengan melakukan tindak pidana korupsi, saudara harus bisa menolaknya,” ucap Ibnu Kompas.com. ***

Editor:
Roy Pribadi

Kategori : Umum
wwwwww
www.amsi.or.id