Satgas PKH Kembali Terima Penyerahan 1.244 Hektare Lahan TNTN dari Masyarakat Dua Kabupaten
![]() |
PELALAWAN, POTRETNEWS.com — Upaya penertiban lahan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) Provinsi Riau oleh tim Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) terus berlanjut.
Kali ini, Satgas PKH kembali menerima penyerahan lahan sukarela dari warga di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN). Lahan dengan luas total 1.244 hektare ini, diserahkan secara mandiri oleh masyarakat dua Kabupaten. Yakni Kabupaten Pelalawan dan Inderagiri Hulu (Inhu).Sedangkan serah terima lahan secara simbolik tersebut, bertepatan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Ahad (17/8/2025). Dan setelah diserahkan, di lahan ini selanjutnya akan dilakukan proses reforestasi atau penanaman kembali, guna mengembalikan fungsi TNTN sebagai hutan konservasi.Reforestasi ditandai dengan penanaman beberapa bibit pohon di lahan tersebut oleh Komandan Satgas (Dansatgas) PKH, Mayjen TNI Dody Triwinarto bersama sejumlah pihak terkait lainnya. Sementara, pohon-pohon sawit yang sudah berusia lebih dari 20 tahun di lahan tersebut, secara bertahap akan dimusnahkan menggunakan alat berat ekskavator. "Ya, kami dari Satgas PKH mengapresiasi kepada masyarakat yang telah kooperatif dan bersedia menyerahkan kebunnya kepada Negara secara sukarela. Dengan adanya kegiatan ini semoga masyarakat yang ada di Desa lain dapat mencontoh, sehingga membantu percepatan pemulihan fungsi Hutan Konservasi (Reforestasi)," terang Komandan Satgas, Mayor Jenderal TNI Dody Triwinarto kepada Riaupos.co, Senin (18/7/2025).Diungkapkannya bahwa, dengan adanya penyerahan kebun kepada negara melalui satgas PKH, sehingga Image yang dituduhkan kepada masyarakat sebagai perambah, dapat terbantahkan oleh adanya kegiatan ini. "Jadi, faktanya masyarakat ini menyadari bahwa mereka menggarap hutan konservasi TNTN. Sehingga melalui sosialisasi yang telah kita lakukan, masyarakat sadar dan menyerahkan lahan mereka yang masuk dalam kawasan hutam TNTN secara sukarela," ujarnya.Roy Pribadi

























