Home > Berita > Umum

M Rafly, Putra Mantan Bupati Meranti Dinobatkan Sebagai Bujang Riau 2025

<b>M Rafly, Putra Mantan Bupati Meranti Dinobatkan Sebagai Bujang Riau 2025</b>

M. Rafly Sanjani resmi dinobatkan sebagai Bujang Riau 2025 dalam malam puncak pemilihan yang digelar pada Kamis (7/8/2025) malam.

Jum'at, 08 Agustus 2025 20:20 WIB

SELATPANJANG, POTRETNEWS.com — M. Rafly Sanjani resmi dinobatkan sebagai Bujang Riau 2025 dalam malam puncak pemilihan yang digelar di Jalan Sultan Syarif Kasim, Pekanbaru, Kamis (7/8/2025) malam.

Putra bungsu mantan Bupati Kepulauan Meranti, H. Muhammad Adil itu resmi bersanding dengan Diajeng Arta Anenda, dara asal Kabupaten Bengkalis yang keluar sebagai Dara Riau 2025. Duet mereka diharapkan mampu membawa angin segar bagi pariwisata dan budaya Melayu Riau.

Usai penobatan, Rafly menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan. Ia menyebut amanah ini sebagai langkah awalnya untuk memajukan potensi, dan seluruh sektor pariwisata Kepulauan Meranti dan Provinsi Riau. "Alhamdulillah, tentunya sangat bersyukur atas amanah ini. Karena ini langkah awal untuk berkontribusi dalam memajukan pariwisata, budaya, dan potensi daerah, khususnya Kepulauan Meranti dan Provinsi Riau," ungkapnya seperti dilansir GoRiau.

Menanggapi itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin SM MM merasa bangga atas prestasi yang ditoreh putra asal kota sagu yang mampu berjuang mewakili kabupaten termuda di Riau. "Atas nama pemerintah tentu kita merasa bangga atas prestasi yang diterima oleh ananda Rafi. Apalagi pasca dinobatkan sebagai Bujang Riau tahun ini," ungkap Muzamil, Jumat (8/8/2025).

Dia berharap keberhasilan Rafly bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi generasi muda lainnya di Kepulauan Meranti untuk terus mengasah potensi dan cinta akan budaya. "Mudah-mudahan ananda Rafly mampu mengemban amanah yang telah diberikan. Dapat membawa nama Kepulauan Meranti dan Provinsi Riau menuju arah yang lebih dikenal, baik secara regional maupun global," harapnya.

Sebelumnya, Gubernur Riau Abdul Wahid yang turut hadir dalam malam puncak pemilihan Bujang Dara Riau 2025 menyampaikan pesan mendalam. Ia menegaskan bahwa gelar Bujang dan Dara bukan sekadar simbol, tetapi panggilan untuk menghidupkan nilai-nilai budaya Melayu dan menjadi panutan generasi muda. "Pemilihan Bujang dan Dara Riau tidak sekadar kontestasi. Iven tahunan ini menjadi panggung eksplorasi diri bagi pemuda-pemudi Riau untuk bersinar, memiliki prestasi, adab, dan pengetahuan budaya," ungkapnya. ***

Editor:
Roy Pribadi

Kategori : Umum, Meranti
wwwwww
www.amsi.or.id