Kronologi Kecelakaan Maut di Pelalawan Riau, 5 Tewas Terlindas Truk yang tak Kuat Nanjak

<b>Kronologi Kecelakaan Maut di Pelalawan Riau, 5 Tewas Terlindas Truk yang tak Kuat Nanjak</b>
Selasa, 22 Juli 2025 09:51 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Sebuah kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di jalan lintas timur Sumatera, Kabupaten Pelalawan, Riau, Minggu malam (20/7/2025). Akibatnya, lima orang tewas.

Kecelakaan ini melibatkan tiga kendaraan, yaitu Nissan Truk Tronton BH 8241 HN, Hino Truk Balak BM 9887 AV, dan Daihatsu Grandmax D 1239 ZB.

Direktur Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, Kombes Taufiq Lukman Nurhidayat mengungkapkan, kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

"Korban meninggal dunia sebanyak 5 orang. Kemudian, 2 orang luka berat dan 2 luka ringan," kata Taufiq melalui pesan WhatsApp kepada Kompas.com, Selasa (22/7/2025).

Kronologi Kecelakaan

Kecelakaan bermula ketika mobil Nissan Truk Tronton yang dikemudikan Tri Ali Darto berhenti mendadak di tanjakan bahu jalan karena kehabisan bensin. Posisi truk tersebut berada dari arah Pangkalan Kerinci, Pelalawan menuju Pekanbaru, di mana kondisi jalan tidak memiliki penerangan dan marka jalan tidak utuh.

Selanjutnya, Hino Truk Balak yang dikemudikan Selamat, melaju dari arah Pangkalan Kerinci menuju Pekanbaru. Truk bermuatan kayu industri tersebut rupanya tidak kuat menanjak karena muatan terlalu berat. Akibatnya truk mundur diduga akibat rem blong. Truk tersebut menabrak mobil travel Grandmax yang berisi satu sopir dan tujuh penumpang.

"Mobil Grandmax terseret hingga ke dalam parit sebelah kiri dari arah Pangkalan Kerinci menuju Pekanbaru," jelas Taufiq.

Kondisi Grandmax

Akibat kecelakaan ini, kondisi mobil Grandmax remuk, dan kedua truk mengalami kerusakan parah. Taufiq memperkirakan kerugian materi mencapai Rp 50 juta. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Taufiq menyatakan, penyebab kecelakaan adalah pengemudi truk balak yang tidak memperhatikan kendaraan dari arah berlawanan.

"Pengemudi truk balak juga tidak memperhatikan kondisi kendaraan (diduga rem blong)," sebut Taufiq.

Selain itu, pengemudi truk tronton saat berhenti tidak memasang rambu-rambu pemantul cahaya, hanya menyalakan lampu hazard. Kedua pengemudi truk kini diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai keterangan lebih lanjut. ***

Editor:
Roy Pribadi

Kategori : Peristiwa, Pelalawan
wwwwww
www.amsi.or.id