Uang Rp1,3 Miliar Disita KPK dari Mantan Suami Olla Ramlan karena Diduga Terkait Korupsi
![]() |
JAKARTA, POTRETNEWS.com — Nama Muhammad Aufar Hutapea, mantan suami selebritas Olla Ramlan, ikut terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi pengadaan katalis di PT Pertamina (Persero).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang sebesar Rp 1,3 miliar yang diterima Aufar dari salah satu tersangka utama, Direktur PT Melanton Pratama, Gunardi Wantjik. Transaksi tersebut terjadi saat Gunardi membeli sebuah apartemen yang dikembangkan oleh Aufar Hutapea. Uang hasil pembelian itu kini disita penyidik karena diduga berasal dari tindak pidana korupsi.“Di dalam penyidikan perkara ini, penyidik juga telah menyita uang senilai Rp 1,3 miliar dari MAH (Muhammad Aufar Hutapea) selaku pihak swasta–developer pembangunan apartemen,” ujar juru bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (17/7/2025).KPK Bongkar Skandal Katalis di PertaminaKasus ini merupakan bagian dari penyelidikan lanjutan yang dilakukan KPK setelah Kejaksaan Agung (Kejagung) lebih dulu mengungkap dugaan korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang Pertamina.
Tim penyidik juga telah melakukan penggeledahan di dua lokasi milik tersangka Gunardi Wantjik dan Frederick Aldo Gunardi di kawasan Jakarta Utara pada Selasa (15/7/2025).Dari sana, mereka mengamankan sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik (BBE) yang diduga berkaitan erat dengan praktik suap dalam proyek pengadaan katalis di PT Pertamina.“Penyidik telah menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik (BBE) yang memperkuat konstruksi perkara suap terkait pengadaan katalis di PT Pertamina (Persero) tahun 2012-2014 serta terkait penerimaan gratifikasi tersangka CD (Mantan Direktur Pengolahan PT Pertamina),” jelas Budi.Dugaan Gratifikasi Belasan Miliar
Meski belum merinci total aliran dana secara gamblang, KPK menduga keempat tersangka menerima gratifikasi dalam jumlah besar, mencapai belasan miliar rupiah.Untuk mendukung kelancaran penyidikan, KPK telah mengajukan permohonan cegah ke luar negeri terhadap keempat tersangka melalui Ditjen Imigrasi Kemenkumham.Selain menyita uang dari Aufar Hutapea, penyidik terus melacak aset dan aliran dana lainnya yang berhubungan dengan kasus ini. KPK menegaskan komitmennya untuk terus memperbarui informasi kepada publik sebagai bagian dari transparansi penegakan hukum.“KPK akan terus memberikan informasi terkait perkembangan penyidikan perkara ini sebagai bentuk transparansi publik dalam penegakan hukum tindak pidana korupsi,” tutup Budi.Biodata Aufar Hutapea
Muhammad Aufar Hutapea merupakan pria kelahiran Jakarta, 24 April 1986. Aufar Hutapea adalah anak dari pasangan Daniel Hutapea dan Tiara Ayu.Terkait pendidikan, Aufar menyelesaikan pendidikan S1 di Universitas Tama Jagakarsa mengambil jurusan Hukum. Kemudian, melanjutkan pendidikan Magister Hukum Bisnis di Universitas Kristen Indonesia.Aufar Hutapea dikenal sebagai pengusaha kaya raya. Bahkan, ia juga menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).Aufar Hutapea melakukan kongsi bisnis dengan ayah Olla Ramlan sebelum menikah. Diketahui, ayah Olla Ramlan memiliki bisnis yang bergerak di bidang batu bara.Ketika meminang Olla Ramlan, Aufar Hutapea dikabarkan memberikan hadiah rumah mewah. Meski Aufar Hutapea adalah suami yang mapan, Olla Ramlan memutuskan untuk tetap bekerja.Beberapa waktu lalu Aufar sempat terseret dalam kasus dugaan pelecehan dan penganiayaan. Dilansir Tribunnewsmaker yang mengutip dari fame.grid, Citra mengungkapkan kronologi kejadian yang menimpanya di sebuah kafe.Ia menerangkan, kala itu pergi ke kafe bersama-sama untuk menemui teman Aufar Hutapea. Setelah sampai di kafe, sang selebgram justru hanya bersama teman-teman suami Olla Ramlan."SELANJUTNYA TINGGAL LAH SAYA DENGAN TEMAN2 AUFAR YANG LAIN SERTA PELAYAN CAFE KUHI YANG BERADA DI ATAS. KEMUDIAN TEMAN AUFAR YANG SAYA TIDAK KENAL MENEMUI SAYA DAN BERKATA 'MINTA NOMOR HPMU DEK' saya menjawab 'nggak ada', kemudian pelaku berkata 'nmr rekening adek aja lah' saya juga tidak memberikan," jelas Citra.Sampai akhirnya, Citra justru menerima tindakan pelecehan hingga penganiayaan."Selanjutnya teman dari AUFAR TERSEBUT MEMEGANG PAYUDARA SAYA DI BAGIAN TENGAH DAN DISAKSIKAN OLEH TEMAN-TEMAN LAINNYA SERTA PELAYAN CAFE JUGA MELIHAT DAN TEMAN SAYA AUFAR PADA SAAT ITU JUGA SUDAH KEMBALI DAN MELIHAT KEJADIAN BIADAB TERSEBUT," imbuhnya.Akibat dari adanya penganiayaan itu, Citra mengalami kesulitan berjalan dan pincang."SELANJUTNYA SAAT KEJADIAN PENGANIAYAAN DAN PELECEHAN TERSEBUT, TEMAN SAYA AUFAR HANYA DIAM SAJA DAN MEMBIARKAN SAYA DIANIAYA DAN DILECEHKAN.ADA PUN PELAKU MELAKUKAN PENGANIAYAAN TERHADAP SAYA DENGAN CARA MENYERET SAYA SAMPAI TERGELETAK DI LANTAI, KEMUDIAN PELAKU MENENDANG DAN MEMUKUL PADA BAGIAN BELAKANG PINGGUL DAN LUTUT KIRI KANAN SECARA MEMBABI BUTA YANG MEMBUAT SAYA HARI INI KESULITAN BERJALAN DAN PINCANG SEHINGGA SAYA TIDAK DAPAT MELAKUKAN AKTIVITAS SEBAGAIMANA BIASANYA," lanjut Citra. ***Editor:
Roy Pribadi

























