Kalah Pilkada, Kini Mantan Wali Kota Tanjungbalai Sumut Waris Thalib Terlilit Utang Rp850 Juta
![]() |
Waris Thalib, mantan Wali Kota Tanjungbalai. |
KISARAN, POTRETNEWS.com — Mantan Wali Kota Tanjungbalai Sumatra Utara (Sumut) Waris Thalib dilaporkan ke polisi terkait dugaan tindak pidana penipuan yang dilatari utang kampanye saat Pilkada 2024 lalu.
Laporan itu dilayangkan rekan Waris Thalib sendiri, yakni IHP (31) warga Kisaran, Kabupaten Asahan. Waris diduga telah melakukan tindak pidana penipuan dan penggelapan setelah meminjam uang sebesar Rp 850 juta kepada korban.Kuasa hukumnya IHP, Ramadhan Zuhri, mengungkapkan, laporan tersebut dilatari tidak adanya niat Waris Thalib untuk bayar utang kepada IHP.Kami sudah melaporkan dengan nomor registrasi STPLP/105/V2025/SPKT/RES T.BALAI tertanggal 20 Mei 2025.Menurut Ramadhan Zuhri, Waris meminjam uang kepada kliennya tersebut untuk dana kampanye Pilkada Tanjungbalai tahun 2024.Waris Tholib lahir di Sei Apung, 5 Juni 1971. Ia adalah Wali Kota Tanjungbalai ke-15. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tanjungbalai selama kurang lebih 3 bulan, lalu menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Tanjungbalai untuk menggantikan Wali Kota petahana M Syahrial yang ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).Waris dilantik sebagai Wali Kota Tanjungbalai pada tahun 2022. Ia maju sebagai calon Wakil Wali Kota Tanjungbalai pada Pemilihan Umum Wali Kota Tanjungbalai 2020 bersama M Syahrial sebagai wali kota petahana untuk.Pasangan ini dilantik pada 26 Februari 2021 oleh Edy Rahmayadi di Aula Tengku Rizal Nurdin Pemprov Sumut. Setelah kurang lebih 3 bulan menjabat, Waris ditugaskan menjadi Plt Wali Kota Tanjungbalaimenggantikan Syahrial yang ditahan KPK atas dugaan kasus suap dan jual beli jabatan. Setahuin berselang, Waris dilantik menjadi Wali Kota definitif.Pada Pilkada Kota Tanjungbalai tahun 2024, Waris kembali maju sebagai calon Wali Kota Tanjungbalai bersama Rolel Harahap sebagai Wakil Wali Kota. Namun, pasangan ini dikalahkan oleh pasangan Mahyaruddin Salim dengan Fadly Abdina dengan selisih suara sebesar 3.896 atau 5.05 persen dari jumlah suara.Riwayat Pekerjaan
- SD Negeri 134414 Tanjungbalai (penjaga SD)- Dinas P&K Tanjungbalai (Staf & Penjaga Kantor Dinas)- Bagian Kesejahteraan Sosial Setdako (Staf)- Kelurahan Pematang Pasir (KiSos)- KPU Kota Tanjungbalai (Staf kemudian naik jadi Pj Kasubbag Umum)- Dinas PPKA Tanjungbalai (Kasi Inventarisasi)- Kelurahan Gading (Lurah)- Kecamatan Datuk Bandar Timur (Camat) ***Editor:
Roy Pribadi

























