Bupati Kuantan Singingi Konsen Jadikan Pustaka sebagai Pusat Informasi dan Ruang Pembelajaran Masyarakat

Kamis, 17 Juli 2025 10:25 WIB
bbupati-kuantan-singingi-konsen-jadikan-pustaka-sebagai-pusat-informasi-dan-ruang-pembelajaran

KUANTAN SINGINGI, POTRETNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi melaksanakan Sosialisasi Pengembangan Perpustakaan yang dibuka oleh Bupati Kuantan Singingi, diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Drs. Rustam pada hari Rabu, 16 Juli 2025 di Lantai Dasar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kuansing.

Hadir dalam kegiatan itu antara lain Staf Ahli Bupati, Kepala Bappedalitbang, Kadis Sosial PMD, Kadis Dikpora, Kadis Kominfoss, Bunda Literasi Kabupaten Kuansing, serta undangan lainnya.

Dalam arahan yang, Drs. Rustam menekankan pentingnya peran perpustakaan desa sebagai pusat informasi dan ruang pembelajaran masyarakat. Ia menyebut perpustakaan bukan hanya tempat buku disimpan, tetapi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Di perpustakaanlah anak-anak mengenal dunia, remaja menumbuhkan mimpi, dan orang tua memperoleh informasi yang bermanfaat. Perpustakaan bisa menjadi ruang pemersatu dan penggerak komunitas, terutama jika dikelola secara inklusif dan partisipatif,” imbuhnya.

Bupati Kuansing mendorong agar kepala desa dan lurah dapat menjadikan perpustakaan sebagai bagian strategis dari pembangunan, bukan sekadar pelengkap

“Jika kita ingin melakukan perubahan besar, maka kita harus memulainya dari yang paling mendasar, yakni membangun kesadaran dan kemampuan membaca serta berpikir kritis di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Perpustakaan Daerah Kuansing, Shanti Evi Dimeti, S.H, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan sosialisasi ini menjadi langkah penting untuk menyikapi berbagai tantangan dalam pengembangan perpustakaan di desa.

“Masih adanya kesenjangan integrasi dalam pembangunan desa, seperti belum masuknya perpustakaan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran seperti RPJMDes dan APBDes, serta rendahnya budaya baca masyarakat, menjadi tantangan yang harus kita jawab bersama,” kata Shanti.

Selanjutnya Shanti menambahkan, “Ini adalah langkah konkret untuk mendukung visi Perpustakaan Nasional RI, yaitu mewujudkan bangsa bermartabat melalui literasi,” ujarnya.

Acara Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Riau, Wildan Hadi Putra, S.STP, M.Si, yang memberikan pemaparan teknis dan strategis mengenai pengembangan perpustakaan desa berbasis inklusi sosial.***(INF)

wwwwww
www.amsi.or.id