Bupati Batanghari Marah karena Balon Dilepaskan Duluan sebelum Waktunya saat Pelantikan Pegawai

<b>Bupati Batanghari Marah karena Balon Dilepaskan Duluan sebelum Waktunya saat Pelantikan Pegawai</b>
Kamis, 17 Juli 2025 09:02 WIB

JAMBI, POTRETNEWS.com — Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief menunjukkan kemarahan setelah insiden pelepasan balon yang terjadi saat pelantikan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada Senin (14/7/2025).

Video yang merekam momen tersebut viral di media sosial, memperlihatkan momen ketika balon dilepaskan sebelum waktunya. Pelepasan balon yang tidak sesuai jadwal ini terjadi akibat salah paham di antara pegawai PPPK, yang mengira instruksi untuk berfoto bersama merupakan aba-aba untuk melepas balon. Hal ini membuat kegiatan seremonial menjadi kurang teratur dan menarik perhatian bupati Batanghari.

Dalam video yang beredar, terdengar suara pemandu acara menegur ribuan pegawai yang telah melepas balon sebelum waktunya.

"Itu bukan aba-aba untuk melepas balon, tapi foto bersama," tegas pemandu acara tersebut seperti dilansir KOMPAS.com.

Akibat insiden tersebut, bupati dilaporkan membatalkan penyerahan dokumen SK pegawai secara serentak di lokasi pelantikan karena kekecewaannya. Namun, melalui pesan singkat pada Selasa (15/7), Bupati M Fadhil Arief membantah bahwa pembagian SK pegawai PPPK dibatalkan akibat insiden tersebut.

"Kalau SK-kan memang mesti dibagikan tidak di lapangan, biar jangan salah kasih," jelas bupati.

Ia menambahkan bahwa pembagian SK untuk 1.077 pegawai akan dilakukan di kantor masing-masing, bukan secara serentak di lapangan.

Dengan demikian, bupati menegaskan bahwa tidak ada penahanan SK pegawai PPPK. Meski begitu, ia mengakui adanya kekecewaan terhadap pegawai yang dianggap tidak tertib selama acara pelantikan berlangsung.

"Masak pegawai dak mau diajak tertib, bukan pegawai kalau ngomong SK ditahan," tutup bupati singkat. ***

Editor:
Roy Pribadi

Kategori : Peristiwa
wwwwww
www.amsi.or.id