132 Unit Kendaraan Dinas Pemkab Meranti belum Diketahui Rimbanya

<b>132 Unit Kendaraan Dinas Pemkab Meranti belum Diketahui Rimbanya</b>

Ratusan kendaraan dinas Pemkab Meranti dikumpulkan di Halaman Sekretariat Daerah Jl Dorak Selatpanjang. ( Wira Saputra/Riapos.co)

Senin, 14 Juli 2025 17:35 WIB

SELATPANJANG, POTRETNEWS.com — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai melakukan pendataan seluruh aset yang tersebar di seluruh perangkat.

Langkah ini dimulai dengan inventarisasi Barang Milik Daerah (BMD) yang dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, di halaman Kantor Bupati Kepulauan Meranti pada Senin (14/7/2025).

Dalam pengecekan tersebut, Bidang Aset BPKAD Kepulauan Meranti berhasil mengumpulkan setidaknya 344 unit kendaraan. Mulai dari 327 roda dua hingga 17 unit kendaraan roda empat.

Jumlah tersebut sebagian kecil dari total kendaraan dinas yang terdaftar dalam BMD Pemkab Kepulauan Meranti. Demikian yang diakui Kebid Aset BPKAD, Esty kepada Riaupos.co.

Pasalnya saat ini jumlah kendaraan dinas yang terdata oleh Mereka tidak kurang dari 980 unit roda empat dan dua. Untuk sementara ini proses pendataan prioritas diutamakan kepada kendaraan yang berada di Selatpanjang berjumlah 604 unit.

"Artinya masih ada 260 unit randis yang tersebar di daerah sekitar belum diserahkan oleh seluruh OPD ke titik pengecekan. Untuk itu kami akan memberikan tenggat waktu 1 x 24 jam kepada seluruh OPD untuk menyelesaikan proses pendataan," ujarnya.

Selain 604 unit ada ratusan unit lainnya yang berada di luar daerah seperti di Batam 1 unit, Pekanbaru 18 unit, Jakarta 3 unit, dan tersebar di masing masing kecamatan sebanyak 223 unit. Esty mengungkapkan juga, kendaraan dinas yang masuk dalam BMD yang dipinjampakaikan kepada pihak ketiga sebanyak 75 unit, rusak berat 72 unit, bahkan ada 41 unit yang masuk dalam daftar kendaraan bakal dilelang.

Menjawab keberadaan dari sisa jumlah yang telah ia beberkan, Esty mengungkapkan dalam pendataan sementara pihaknya turut mendapati ratusan kendaraan yang belum diketahui keberadaannya.

Status kendaraan yang belum diketahui keberadaannya tersebut tidak kurang dari 132 unit. Jumlah tersebut terdiri dari 105 kendaraan roda dua, 16 roda tiga, 10 unit roda empat dan 1 unit roda 6.

"Terhadap pemegang kendaraan yang belum diketahui akan terus kami telusuri dari masing masing OPD penanggung jawab agar dapat segera didata dilaporkan kepada bupati. Karena ini termasuk beberapa diantaranya kendaraan hibah bengkalis dan lain lain," ungkapnya.

Bupati Asmar menegaskan pentingnya penertiban aset daerah dan meminta agar seluruh OPD segera menyelesaikan permasalahan aset yang belum terdata dengan tuntas.

"Permasalahan aset ini harus segera diselesaikan. Saya minta agar dalam waktu singkat seluruh kendaraan dapat didata sesuai daftar inventarisasi daerah," tegas Asmar. ***

Editor:
Roy Pribadi

Kategori : Pemerintahan, Meranti
wwwwww
www.amsi.or.id