Gubernur Abdul Wahid Resmi Sandang Gelar Adat ”Datuk Seri Setia Amanah”

Sabtu, 05 Juli 2025 18:41 WIB
bgubernur-abdul-wahid-resmi-sandang-gelar-adat-datuk-seri-setia-amanah-b
PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Gubernur Riau Abdul Wahid, secara resmi menyandang gelar adat kehormatan ”Datuk Seri Setia Amanah” setelah ditabalkan oleh Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Seri H Raja Marjohan Yusuf. Prosesi penabalan berlangsung khidmat di Balai Adat LAMR Provinsi Riau, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, pada Sabtu (5/7/2025).

Acara penabalan diawali dengan pengalungan pingat, penyelipan kris, dan tepuk tepung tawar sebagai simbol penyucian serta doa keselamatan. Rangkaian adat ini menjadi penanda penting dalam perjalanan kepemimpinan Abdul Wahid di Bumi Lancang Kuning.

Balai Adat LAMR dipenuhi oleh tokoh adat, pemuka agama, pejabat daerah, serta tamu kehormatan lainnya. Suasana kemelayuan sangat terasa dengan balutan kain songket, tanjak, dan iringan musik tradisional yang menyemarakkan acara.

Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAMR, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, menjelaskan bahwa gelar adat bukan hanya sekadar simbol, melainkan amanah besar yang mengandung tanggung jawab. ”Pemberian gelar ini memang sudah menjadi tradisi umat manusia. Dalam berbagai sumber, baik lisan maupun tulisan, Melayu sebagai bangsa sekaligus suku juga amat memperhatikan gelar," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pemberian gelar kepada Gubernur Riau merupakan bentuk penghormatan atas perannya sebagai payung panji masyarakat Melayu Riau.

”Dalam masyarakat adat Melayu Riau, gelar adat dikategorikan antara lain gelar saka/soko, pusaka/pusako, dan gelar lembaga. Gelar untuk kepala daerah telah diatur secara konkret. Kepala daerah merupakan payung panji yang bergelar Datuk Seri Setia Amanah," jelasnya.

Menurut dia, LAMR akan dianggap melanggar aturan adat jika tidak memberikan gelar tersebut. ”Penabalan ini menjadikan Gubernur Abdul Wahid sebagai Payung Panji Adat Masyarakat Melayu Riau," tegasnya.

Gubernur Abdul Wahid merasa sangat terhormat atas gelar yang diterimanya. Ia menegaskan komitmennya untuk menjaga dan merawat budaya Melayu sebagai bagian dari tanggung jawabnya.

”Gelar ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga amanah besar untuk memperkuat persatuan, merawat tradisi, dan membawa Riau semakin maju tanpa melupakan jati diri," katanya.

Ketua panitia penabalan, Datuk Afrizal Alang, menjelaskan bahwa seluruh kepala daerah se-Riau akan mendapat gelar ”Datuk Seri Setia Amanah," sementara wakil kepala daerah akan menerima gelar ”Datuk Seri Timbalan Setia Amanah."

"Gelar adat ini diberikan karena jabatan yang definitif. Jika jabatan berakhir, maka gelar pun gugur, karena tidak melekat seumur hidup," terangnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama dan ramah tamah, mempererat tali silaturahmi di antara para hadirin. Tradisi adat ini terus diwariskan dari generasi ke generasi sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Melayu Riau.***

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id