Resmikan Kios Pangan, Gubernur Riau Targetkan Stabilitas Harga dan Tekan Inflasi Daerah

Minggu, 29 Juni 2025 19:45 WIB
bresmikan-kios-pangan-gubernur-riau-targetkan-stabilitas-harga-dan-tekan-inflasi-daerahb

BENGKALIS, POTRETNEWS.com — Gubernur Riau Abdul Wahid, secara resmi meluncurkan Kios Pangan Kebangsaan dan Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Bengkalis, pada Minggu (29/6/2025). Program yang diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional ini bertujuan utama untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok dan secara signifikan menekan angka inflasi di daerah.

Dalam sambutannya, Abdul Wahid mengungkapkan bahwa hingga saat ini, sudah ada 46 Kios Pangan Kebangsaan yang tersebar di Provinsi Riau, khususnya mencakup wilayah Dumai dan Bengkalis.

”Untuk wilayah Riau, jangkauan kios pangan sejauh ini masih di Dumai dan Bengkalis. Namun ke depan akan terus kita perluas,” kata Wahid.

Gubernur Wahid menegaskan, pentingnya penguatan sektor pangan karena merupakan penyumbang inflasi terbesar. Menurutnya, penyelesaian masalah pangan adalah kunci untuk mengendalikan inflasi.

”Kalau kita bisa menyelesaikan persoalan pangan, maka inflasi bisa kita kendalikan. Pangan adalah sendi utama kehidupan,” tegasnya.

Untuk mendukung swasembada pangan, terutama beras dan protein, Wahid menyatakan bahwa pemerintah secara rutin mengadakan rapat dengan kementerian terkait. Ia juga menekankan pentingnya perluasan areal tanam dan perbaikan sistem irigasi agar produksi pangan lokal meningkat.

Lebih lanjut, ia memastikan bahwa Kios Pangan Kebangsaan hadir untuk menstabilkan harga dan dilarang menjual bahan pokok di atas harga eceran tertinggi (HET) demi menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat.

Sementara itu, Koordinator Pengawasan Pangan Provinsi Riau Mulyono, menjelaskan bahwa keberadaan kios-kios ini akan memperkuat distribusi bahan pokok yang murah dan merata hingga ke pelosok desa.

Ia memaparkan besarnya kebutuhan pangan Riau yang mencakup sekitar 200 kecamatan, 1.800 kelurahan dan desa serta lebih dari 6,7 juta penduduk.

”Oleh karena itu, kehadiran Kios Pangan Kebangsaan di bawah naungan Badan Pangan Nasional dinilai sangat strategis untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan bahan pokok," jelasnya.

Mulyono menambahkan, kios-kios ini bermitra dengan BUMN pangan seperti Bulog dan PTPN, serta BUMD pangan daerah. Selain sebagai penyalur, mereka juga berperan sebagai alat kontrol inflasi bersama Bank Indonesia.

”Kita ingin membangun sistem yang adil, petani untung, masyarakat dapat membeli bahan pokok dengan harga murah. Kita dorong petani Riau kembali menanam padi. Dan hasilnya, kami pastikan terserap ke pasar melalui jaringan kios ini,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Koordinator Kios Pangan Kebangsaan Ismail Marzuki, menyebutkan sudah ada 43 Kios Pangan Kebangsaan yang berdiri di bawah naungan Koperasi Tuah Anak Bangsa. "Komitmen kita jelas. petani untung, masyarakat terbantu,” ujarnya singkat.

Peresmian Kios Pangan Kebangsaan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bengkalis Irmi Syakip Arsalan, Ketua Komisi II DPRD Bengkalis Windra Wardana, pejabat Pemkab Bengkalis, dan pengurus Koperasi Tuah Anak Bangsa. Di sela-sela kegiatan peresmian juga digelar pasar sembako murah.***

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id