PLN Bangun Kabel Bawah Laut ke Pulau Rupat dan Kepulauan Meranti, Listrik Riau Ditargetkan Terkoneksi Penuh 2026

Selasa, 10 Juni 2025 18:29 WIB
bpln-bangun-kabel-bawah-laut-ke-pulau-rupat-dan-kepulauan-meranti-listrik-riau-ditargetkan

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) akan memulai pembangunan jaringan kabel listrik bawah laut tahun ini untuk memperkuat sistem ketenagalistrikan di Provinsi Riau.

Proyek strategis ini akan menyasar distribusi listrik ke Pulau Rupat di Bengkalis, serta kawasan Rangsang dan Merbau di Kepulauan Meranti.

Rencana pembangunan ini diungkapkan Gubernur Wahid usai menghadiri rapat penguatan sistem ketenagalistrikan bersama manajemen PLN pusat, Komisi XII DPR RI, dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru, pada Selasa (10/6/2025).

Gubernur Wahid menjelaskan bahwa pembangunan ini bertujuan untuk menghubungkan sistem kelistrikan di pulau-pulau tersebut dengan jaringan induk Sumatra.

Dengan koneksi ini, pasokan listrik di wilayah tersebut tidak akan lagi bergantung pada genset atau sistem terpisah (isolated). Pemerintah Provinsi Riau mendorong percepatan penyelesaian proyek ini.

Semula, jaringan ini direncanakan rampung pada tahun 2027, namun kini didorong selesai lebih cepat pada tahun 2026.

”Kalau ini selesai, semua daerah di Riau akan terhubung dalam satu sistem. Kita targetkan rampung lebih cepat, semula direncanakan 2027, kita dorong selesai 2026,” ujar Gubernur Wahid.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa adanya pembangunan kabel listrik bawah laut ini merupakan bagian dari upaya besar untuk memastikan pemerataan akses energi. Ia menargetkan seluruh desa di Riau sudah teraliri listrik pada tahun 2027.

”Target kami, tahun 2027 seluruh wilayah Riau, termasuk desa-desa terpencil, sudah teraliri listrik,” tambahnya.

Pembangunan jaringan akan melibatkan tegangan tinggi, mulai dari 150 KVA di Bengkalis hingga 500 KVA di lokasi lain. Proyek ini diharapkan tidak hanya memperkuat pasokan listrik , tetapi juga berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Riau.

”Pertumbuhan kelistrikan kita 14 persen, energi 8 persen. Adanya pembangunan ini akan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi kita ,” tambah Wahid.

Menanggapi rencana ini, Direktur Distribusi PLN Adi Priyanto, mengatakan bahwa pembangunan jaringan listrik bawah laut merupakan respons atas aspirasi yang disampaikan oleh Gubernur dan kepala daerah se-Riau.

”Tugas kami menjahit pulau-pulau agar terkoneksi listrik. Mohon doanya semoga pembangunan ini bisa berjalan lancar," pungkas Adi Priyanto.***

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id