Mantan Ketua DPRD Jatim Dilaporkan Hilang oleh Keluarganya pada 4 Juni, saat Ditemukan Sudah dalam Kondisi Linglung dan tidak Ingat Apa pun

<b>Mantan Ketua DPRD Jatim Dilaporkan Hilang oleh Keluarganya pada 4 Juni, saat Ditemukan Sudah dalam Kondisi Linglung dan tidak Ingat Apa pun</b>
Senin, 09 Juni 2025 10:32 WIB

SURABAYA, POTRETNEWS.com — Mantan Ketua DPRD Jawa Timur (Jatim) Kusnadi dilaporkan hilang sejak Rabu (4/6/2025) oleh keluarganya. Dia lalu ditemukan di Bangkalan, Madura, pada Senin (9/6/2025) dini hari.

Kusnadi adalah Ketua DPRD Jatim periode 2019-2024. Pada Pileg 2024, dia tidak maju lagi sebagai anggota legislatif dari PDIP karena alasan kesehatan. Kusnadi sempat menjadi Ketua DPD PDIP Jatim sejak 2019. Namun dia memilih mundur pada Februari 2023 karena namanya terlibat dalam pusaran korupsi dana hibah APBD Jatim.

Dalam kasus tersebut, Wakil Ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak divonis 9 tahun penjara pada 2023 lalu.

Sahat disebut menerima suap dana hibah dari APBD Jatim sebesar lebih dari Rp 39 miliar. Dalam rangkain penyidikan kasus tersebut, KPK kembali menetapkan 21 tersangka sejak Juli 2024 lalu. Mereka terdiri dari empat orang penerima dan 17 orang pemberi suap.

KPK sampai saat ini belum menyebut identitas ke-21 orang tersangka dimaksud.

"Mengenai nama tersangka dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan para tersangka akan disampaikan kepada teman-teman media pada waktunya bilamana penyidikan dianggap telah cukup," ujar jubir KPK Tessa Mahardhika saat itu seperti dilansir KOMPAS.com.

Kusnadi sendiri sudah beberapa kali menjalani pemeriksaan penyidik KPK dalam kasus ini. Terakhir, Kusnadi diperiksa sebagai saksi pada 14 Mei 2025 lalu di kantor BPKP Perwakilan Provinsi Jatim di Jalan Raya Bandara Juanda Nomor 38 Kabupaten Sidoarjo.

Menurut Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, saat itu selain Kusnadi, penyidik KPK juga memanggil beberapa orang saksi dari pihak swasta, notaris, hingga seorang petani. Teddy Kusdita, salah satu putra Kusnadi mengaku tidak tahu apakah hilangnya Kusnadi berkaitan dengan kasus dana hibah.

"Kalau soal itu saya tidak tahu," katanya saat dikonfirmasi Senin (9/6/2025) pagi. Kusnadi saat ditemukan menurutnya dalam kondisi linglung dan tidak ingat sesuatu apa pun, bahkan Kusnadi bingung mengapa sampai ada di Bangkalan Madura. ***

Editor:
Roy Pribadi

Kategori : Hukrim
wwwwww
www.amsi.or.id