Home > Berita > Umum

Profil Syafaruddin Poti Wakil Bupati Rokan Hulu 2025-2029, Dulu Tukang Cuci Mobil dan Jualan Es

<b>Profil Syafaruddin Poti Wakil Bupati Rokan Hulu 2025-2029, Dulu Tukang Cuci Mobil dan Jualan Es</b>

Wakil Bupati Terpilih Rokan Hulu 2024, Syafaruddin Poti.

Kamis, 22 Mei 2025 09:05 WIB

ROKAN HULU, POTRETNEWS.com — Syafaruddin Poti resmi menjabat sebagai Wakil Bupati Rokan Hulu untuk periode 2025–2030, mendampingi Anton yang terpilih sebagai Bupati dalam gelaran Pilkada 2024.

Duet Anton–Syafaruddin Poti berhasil memenangkan hati masyarakat dengan perolehan suara yang signifikan, yakni sebanyak 102.846 suara.

Kemenangan ini membawa pasangan tersebut ke kursi kepemimpinan di Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau.

Namun, perjalanan mereka menuju pelantikan sempat menghadapi tantangan.

Nama Anton dan Syafaruddin Poti tercatat dalam daftar sengketa Pilkada 2024 yang ditangani oleh Mahkamah Konstitusi (MK), sebagaimana terlihat dalam dokumen resmi di laman mkri.id.

Meski demikian, mereka akhirnya bisa bernapas lega setelah MK memutuskan untuk menolak permohonan sengketa Pilkada Rokan Hulu 2024.

Putusan tersebut membuka jalan bagi pasangan ini untuk dilantik secara resmi pada Februari 2025 lalu, menandai awal kepemimpinan mereka sebagai kepala daerah terpilih.

Bagi masyarakat Rokan Hulu, nama Syafaruddin Poti bukanlah sosok baru.

Ia sudah lama dikenal dan dekat dengan warga, baik melalui kiprahnya di dunia politik maupun keterlibatannya dalam berbagai organisasi sosial di daerah.

Sebelum menjabat sebagai Wakil Bupati, Syafaruddin Poti adalah Anggota DPRD Provinsi Riau periode 2019–2024.

Tak hanya itu, rekam jejak politiknya pun tergolong panjang.

Ia merupakan politisi senior dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan pernah menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Rokan Hulu selama 14 tahun, sejak tahun 2000 hingga 2014.

Pengalaman panjangnya di dunia politik serta kedekatannya dengan masyarakat membuat kehadirannya sebagai calon wakil bupati pada Pilkada 2024 menjadi nilai tambah tersendiri bagi pasangan Anton–Syafaruddin.

Tak heran, keduanya mampu mengantongi kemenangan yang cukup meyakinkan dalam kontestasi demokrasi lima tahunan tersebut.

Jadi tukang cuci mobil

Poti bercerita panjang tentang perjalanan hidupnya saat menghadiri acara di sebuah kampus di Riau, video itupun dipostingnya di akun media sosial miliknya.

Poti bercerita jika nama aslinya adalah Syafruddin sedangkan Poti merupakan nama sang ayah yang sudah meninggal saat dia masih duduk di kelas 5 Sekolah Dasar.

Ia lahir di Pekan Tebih Kabupaten Rokan Hulu menjalani sekolah dasar di kampung halamannya namun melanjutkan SMP ke Kota Tengah yang jaraknya cukup jauh dari kampungnya di Pekan Tebih.

Saat sekolah SMP itu selama tiga tahun Poti mengayuh sepeda 26 Kilometer sehari, sambil jualan es di sekolah saat itu.

"Makanya sekarang saya diajak gowes nggak mau lagi, karena dulu setiap hari saya naik sepeda 26 kilo, kali tiga tahun,"ujarnya seperti dilansir Tribunnews.com

Usai menamatkan SMP, ia pun melanjutkan sekolahnya ke SMA 1 Pasirpangaraian, di sana Poti tinggal di rumah Makan yang menyediakan tempat cucian mobil.

Pulang sekolah, Poti bekerja mencuci mobil dan upahnya itu dijadikannya untuk kebutuhan hidup dan sekolahnya di SMA.

"Makanya orang yang paling berjasa setelah orangtua saya itu adalah pemilik Rumah Makan Kurnia pak Regar dan pak Akmal, saya cuci mobil di sana pulang sekolah,"cerita Poti.

Ia menjalani hidupnya seperti itu selama duduk di bangku SMA, setelah tamat, ia pun ingin melanjutkan sekolah ke Universitas Riau, namun gagal karena uang tidak punya.

"Saya pun kerja jual sayur dengan orang Bukittinggi di Pasar Kodim, beberapa bulan saya kerja disana,"ujarnya.

Itulah cerita kesulitan hidup Poti yang mendapatkan banyak respon positif dari masyarakat Riau, masyarakat bahkan berharap Poti lah yang layak terpilih jadi wakil masyarakat Riau di Senayan, karena tahu bagaimana penderitaan masyarakat kecil.

Maka setelah gagal ke Senayan, Poti pun banyak didorong maju Pilkada, termasuk bursa Pilkada Gubernur selain maju di kampung halamannya Rokan Hulu.

"Maju Pilkada saja pak Poti, bapak berasal dari masyarakat bawah, pasti tau bagaimana memperjuangkan masyarakat bawah,"itu salah satu komentar di akun media sosial Poti tersebut.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut ini profil dan rekam jejak Syafaruddin Poti:

BIODATA

Tempat, Tanggal Lahir: Pekan Tebih, 16 April 1972

Jenis Kelamin: Laki-laki

Alamat: Rokan Hulu, Riau

Agama: Islam

Pendidikan Terakhir: S2

RIWAYAT PENDIDIKAN

S2 UNIVERSITAS LANCANG KUNING (2018-2020)

S1 UNIVERSITAS MUSLIM NUSANTARA AL-WAHLIYAH (2005-2008)

SMA N 1 RAMBAH (1989-1992)

SMP N 002 KOTA TENGAH (1986-1989)

SD N 002 KEPENUHAN HULU (1980-1986)

RIWAYAT ORGANISASI

PENGURUS KECAMATAN PEMUDA PANCASILA (1999-2002)

WAKIL KETUA GAPEKNAS KAB.ROKAN HULU (2002-2004)

MAJELIS PERTIMBANGAN KNPI KAB.ROKAN HULU (2004-2007)

KETUA ASOSIASI PENGUSAHA TRUK INDONESIA (2015-2024)

KETUA GERAKAN NELAYAN TANI INDONESIA (2018-2022)

KETUA HULU BALANG LAM RIAU KAB.ROKAN HULU (2018-2022)

KETUA PENGKAB PSTI KAB.ROKAN HULU (2023-2027)

KETUA APKASINDO KAB.ROKAN HULU (2021-2027)

WAKIL KETUA TANFIZIAH PWNU RIAU (2021-2026)

KETUA LKA KECAMATAN KEPENUHAN HULU (2023-2027) ***

Editor:
Roy Pribadi

Kategori : Umum, Rohul
wwwwww
www.amsi.or.id