Keanekaragaman Hayati di Riau Terancam karena 4 Juta Hektare Area Berubah Jadi Lahan Sawit
![]() |
Foto hanya ilustrasi, tidak terkait dengan berita. |
JAKARTA, POTRETNEWS.com — Sebanyak 4 juta hektare dari 8 juta hektare lahan di Riau telah berubah menjadi perkebunan kelapa sawit. Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, mengatakan kondisi itu mengancam keanekaragaman hayati.
"Ini yang kemudian mem-fragmented koridor satwa yang kemudian menghancurkan dan menjadi ancaman serius bagi keanekaragam hayati terutama fauna-fauna mega-fauna kita," ujar Hanif dalam acara peringatan Hari Kenekaragaman Hayati di Jakarta Timur, Kamis (22/5/2025). Dia turut menyoroti polasi badak pahu di Kalimantan Timur yang saat ini tersisa dua ekor. Hanif menekankan langkah konkret dari berbagai negara untuk menyelamatkan badak pahu dari kepunahan."Kita juga melihat pesut mahakam, hanya ada di Sungai Mahakam yang hari ini lalu lalang tongkang-tongkang yang mengangkut berbagai macam keperluan kita. Berbagai macam ekstraksi dari bumi Kalimantan Timur," jelas Hanif seperti dilansir Kompas.com."Ini juga harus segera kita rumuskan langkah-langkah untuk menyelamatkan pesut mahakam," imbuh dia.Roy Pribadi

























