Prabowo Nyatakan tak Maju 2 Periode jika Kepemimpinannya Dinilai Gagal

Minggu, 18 Mei 2025 11:35 WIB
bprabowo-nyatakan-tak-maju-2-periode-jika-kepemimpinannya-dinilai-gagalbPrabowo Subianto (dok. ANTARA)

JAKARTA, POTRETNEWS.com — Presiden Prabowo Subianto blak-blakan menyampaikan sejumlah pernyataan ketika berbicara di hadapan para kader Gerindra.

Dalam acara Kongres IV PP Tidar pada Sabtu (17/5/2025), Prabowo menyatakan dirinya tidak akan maju dua periode jika kepemimpinannya dinilai gagal.

Lalu, Prabowo juga mengaku tahu bahwa aparat penegak hukum yang memberantas korupsi diancam. Ia pun mengingatkan bahwa ada tantangan besar yang menanti Indonesia. Dia meyakini mengenai adanya kekuatan besar yang tidak ingin Indonesia bisa menjadi bangsa mandiri yang berdiri di atas kaki sendiri.

Cuma Prabowo dan Tuhan yang Tahu

Prabowo angkat bicara soal peluangnya maju untuk periode kedua pada pemilihan presiden (Pilpres) 2029, yang ia minta untuk tak dibahas terlebih dahulu.

Hal tersebut diutarakannya saat menutup Kongres IV Tunas Indonesia Raya (TIDAR), di mana kader organisasi sayap Partai Gerindra itu menyuarakan periode kedua untuk Prabowo. "Tadi, terima kasih ada yang sebut Prabowo dua periode. Saya kira saya mau koreksi. Please, tolong jangan sebut seperti itu," ujar Prabowo seperti dilansir kompas.com.

Ia mengaku belum setahun menjabat sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia. Karenanya, Prabowo meminta dukungan agar dapat menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Niat itu (dua periode), silakan disimpan di dalam hati. Tapi saya sudah katakan nanti yang menentukan apakah Prabowo dua periode atau tidak adalah Tuhan Yang Maha Kuasa dan Prabowo sendiri," ujar Prabowo.

"Kalau saya menilai, kalau saya menilai, saya menilai, tidak mencapai apa yang saya canangkan, saya tidak mau maju lagi sebagai presiden RI. Saya akan menilai," sambung Ketua Dewan Pembina TIDAR itu.

Prabowo meminta pendukungnya tak mendesaknya untuk maju pada Pilpres 2029. Sebab, Prabowo akan menilai terlebih dahulu berhasil atau tidaknya ia selama menjadi Presiden periode 2024-2029.

"Kalau seandainya saya menilai diri saya tidak berhasil, saya mohon dengan sangat, jangan saudara harapkan saya maju lagi," ujar Prabowo.

Demokrasi Bisa Dibeli

Prabowo juga mengingatkan bahwa para pendiri bangsa bercita-cita agar Indonesia dapat hidup di alam demokrasi. Oleh karena itu, demokrasi yang telah diterapkan di Indonesia harus benar-benar dijaga.

“Kita harus waspada bahwa demokrasi itu bisa dibajak, bisa dibeli, bisa dirusak,” tegas Prabowo.

Prabowo lantas menyinggung sejarah Indonesia, di mana banyak nenek moyang bangsa yang harus gugur menjadi korban penjajahan yang datang silih berganti dari negara lain.

“Ratusan tahun kita diganggu, bergantian negara asing datang ke kita. Portugis, sebelumnya bahkan Mongolia, Spanyol, Perancis, Inggris, Belanda, Jepang, sebut saja,” ujarnya.

“Bukan kita yang kesana, mereka ke sini, kenapa? Mereka dengar ada satu gugusan pulau yang ternyata begitu kaya,” imbuh dia. Meski kerap dijajah, bangsa Indonesia juga sering memaafkan bangsa lain yang mengganggunya.

“Hakekat kita, DNA kita bangsa yang ramah,” ujar Prabowo.

"Kita ramah, tapi keramahan kita sering disalahgunakan oleh bangsa-bangsa lain. Kebaikan bangsa Indonesia sering dianggap kelemahan,” imbuhnya.

Berantas Korupsi Diancam

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga mengetahui, ada aparat penegak hukum yang mendapat ancaman ketika memberantas korupsi di Indonesia.

"Saya dapat laporan. Ada yang rumahnya didatangi. Ada yang mobilnya diikuti. Ada yang rumahnya difoto. Kita paham itu," kata Prabowo.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur dari perjuangan menegakkan keadilan dan hukum di Tanah Air.

“Tapi saya hanya ingin sampaikan, kita tidak gentar. Saya tidak gentar,” tegasnya di hadapan para kader Tidar.

Prabowo menambahkan bahwa di sisa hidupnya, ia hanya ingin meninggalkan nama baik dan warisan kepemimpinan yang adil bagi bangsa Indonesia.

“Usia saya 73 tahun. Saya hanya ingin meninggalkan nama baik,” kata dia.

“Saya akan melaksanakan tugas saya. Saya akan tegakkan keadilan. Saya akan melawan segala bentuk korupsi di republik ini. Tanpa pandang bulu,” tegasnya. ***

Editor:
Roy Pribadi

Kategori : Politik
wwwwww
www.amsi.or.id