Diteriaki sebagai Walid, Rumah Oknum Kades di Kampar Digeruduk Warga karena Diduga Hamili Janda lalu Kabur

<b>Diteriaki sebagai Walid, Rumah Oknum Kades di Kampar Digeruduk Warga karena Diduga Hamili Janda lalu Kabur</b>

Ratusan warga menggeruduk rumah Seorang Kepala Desa Pulau Permai, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau berinisial JN usai diduga menghamili wanita yang disebut sebagai selingkuhannya.

Jum'at, 16 Mei 2025 11:50 WIB

KAMPAR, POTRETNEWS.com — Ratusan warga menggeruduk rumah seorang Kepala Desa Pulaupermai, Kecamatan Tambang, Kabupaten Kampar, Riau berinisial JN usai diduga menghamili wanita yang disebut sebagai selingkuhannya.

Warga mendatangi rumah JN hingga meneriakinya sebagai Walid dalam serial drama Malaysia pada Rabu (14/5/2025). Walid sendiri dikenal sebagai tokoh fiksi yang doyan kawin.

Kemarahan warga ini dipicu oleh JN yang disebut menghamili wanita di desa tersebut namun enggan bertanggung jawab.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @ariamrizal Kamis (15/5/2025) ratusan warga mendatangi kediaman JN dan berkumpul di depan pagar.

Ketegangan sempat terjadi saat sejumlah warga yang geram mencoba menerobos untuk masuk.

JN disebutkan sempat menjalin hubungan dengan seorang wanita hingga berujung kehamilan.

Bukannya bertanggung jawab, JN justru sempat meminta wanita selingkuhannya untuk menggugurkan kandungan.

Dikutip melalui Kompas.com, Jumat (16/5/2025) Kapolsek Tambang, AKP Aulia Rahman, mengonfirmasi bahwa warga memang menggeruduk rumah Kades JN.

"Benar, kejadiannya tadi malam. Anggota turun ke lokasi meminta warga bubar, karena dikhawatirkan terjadi tindakan perusakan atau anarkis. Lebih kurang satu jam, warga membubarkan diri," ungkap Aulia melalui sambungan telepon seperti dilansir Banjarmasinpost.co.id pada Kamis (15/5/2025).

Aulia juga menjelaskan bahwa aksi tersebut dipicu oleh dugaan kades menghamili seorang wanita berstatus janda.

"Ya, wanitanya hamil 6-7 bulan. Tapi masih kita dalami apakah hamil oleh kades atau bukan. Karena belum ada hasil USG-nya. Tentu kalau hamil, kita akan cek dulu DNA anak tersebut.

Kami sudah minta wanita itu datang ke Polsek Tambang dan diminta untuk melakukan USG," tambahnya.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi dari istri kades terkait dugaan perselingkuhan tersebut.

"Belum ada laporan," tegas Aulia. ***

Editor:
Roy Pribadi

Kategori : Hukrim, Kampar
wwwwww
www.amsi.or.id