Home > Berita > Umum

Nama Wali Kota Payakumbuh Diseret dalam Aksi Demo Mahasiswa di Polda Riau Terkait Aktivitas Tambang Ilegal di Pekanbaru dan Kampar

Rabu, 30 April 2025 23:15 WIB
bnama-wali-kota-payakumbuh-diseret-dalam-aksi-demo-mahasiswa-di-polda-riau-terkait-aktivitasFoto hanya ilustrasi, tidak terkait dengan berita. (F-dailyklik.id)

PAYAKUMBUH, POTRETNEWS.com — Sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aktivis Mahasiswa Riau (FAMR) menggelar unjuk rasa di depan Polda Riau pada Senin (28/4/2025).

Mereka mendesak polisi segera menindak tegas aktivitas tambang pasir dan batu ilegal atau Galian C yang berada di Desa Pulautinggi, Kecamatan Kampar.

Dalam aksinya, massa FAMR menyeret nama Wali Kota Payakumbuh, Sumatra Barat, berinisial Z yang diduga sebagai dalang di balik aktivitas tambang ilegal tersebut.

Tak hanya itu, mereka juga menyoroti lokasi tambang lainnya yang disebut berada di Jalan Toman, Palas, Pekanbaru—semuanya disebut berada di bawah pengelolaan PT Azul Makona Kreasindo.

”Tutup dan hentikan operasional tambang ilegal ini!” tegas Wandri Saputra Simbolon, koordinator aksi dari FAMR.

Menurut Wandri, pihaknya telah melakukan investigasi terkait perizinan tambang, dampak lingkungan, dan dugaan keterlibatan pejabat berinisial Z. Ia menilai aktivitas tambang tak hanya melanggar hukum, tapi juga merusak lingkungan dan merugikan masyarakat sekitar.

Mereka meminta Kapolda Riau turun tangan langsung memerintahkan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) menyelidiki dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan, mulai dari aturan pertambangan, lingkungan hidup, hingga potensi unsur korupsi.

”Ini kesempatan bagi Kapolda untuk menunjukkan komitmennya dalam menegakkan hukum dan menjaga lingkungan,” ujar Wandri dilansir dailyklik.id.

Hingga berita ini ditayangkan, upaya untuk mengonfirmasi pihak terduga berinisial Z masih terus dilakukan.***

Editor:
Akam Sophian

Kategori : Umum, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id