Home > Berita > Umum

Jembatan Sei Rokan di Ujungbatu Ditutup, Ini Jalur Alternatif untuk Masyarakat

<b>Jembatan Sei Rokan di Ujungbatu Ditutup, Ini Jalur Alternatif untuk Masyarakat</b>
Senin, 28 April 2025 22:02 WIB

PASIR PENGARAIAN, POTRETNEWS.com — Penutupan sementara Jembatan Sei Rokan di Kecamatan Ujungbatu akan dilaksanakan dalam empat hari ke depan, menyusul pelaksanaan perbaikan oleh Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rokan Hulu (Rohul) bersama sejumlah instansi terkait telah menyiapkan jalur alternatif bagi masyarakat yang terdampak.

Perbaikan jembatan tersebut diperkirakan berlangsung selama enam hingga tujuh bulan. Meski berdampak besar terhadap arus lalu lintas warga, langkah ini diambil setelah rapat koordinasi yang melibatkan Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, Dinas PUPR Rohul, Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Rohul, PT Ekadura Indonesia, dan Kantor Camat Ujung Batu.

Hasil rapat yang dipantau GoRiau.com, Senin (28/4/2025), menghasilkan beberapa keputusan penting, antara lain sosialisasi ke masyarakat, pemasangan rambu, dan penetapan jalur alternatif.

Kepala Dinas Perhubungan Rohul, Andi Yanto, menjelaskan jalur alternatif yang akan diberlakukan, yaitu:

Untuk kendaraan roda dua, melalui Jembatan Gantung Lubuk Bendahara dengan rute: Simpang Siabu Ujung Batu – Jembatan Gantung Lubuk Bendahara – Lubuk Bendahara Timur – Pematang Tebih Ujung Batu.Alternatif kedua kendaraan roda dua, melalui Jembatan Gantung Kota Intan dengan rute: Simpang Ngaso Ujung Batu – Pagaran Tapah – Simpang Kota Intan – Jembatan Gantung Kota Intan – Jalan Poros PT SAI – Simpang Empat Km 8 Ujung Batu.Untuk kendaraan roda empat dan enam (tanpa muatan sawit), melalui rute: Simpang Ngaso Ujung Batu – Kota Lama (melalui Jalan Lingkar Kota Lama) – Simpang Tiga Kubu Padang – Jalan Poros PT EDI – Jalan Poros PT SAI – Simpang Empat Km 6 Ujung Batu.Kabid Bina Marga Dinas PUPR-PKPP Riau, Teza, menjelaskan bahwa perbaikan fokus pada pengembalian kondisi blok dan lantai jembatan yang mengalami penurunan di pilar tiga arah Pasir Pengaraian. Perbaikan ini menggunakan anggaran sebesar Rp3,324 miliar untuk memperkuat konstruksi pipa panjang baja dan sheet pile baja.

Kasatlantas Polres Rohul melalui Ipda Andi Raihansyah menambahkan, setelah melakukan peninjauan, ada koreksi atas jalur alternatif, khususnya terkait kelaikan jalur bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki.

Senada, Kepala Dinas PUPR Rohul, Zulfikri, mengingatkan bahwa jembatan gantung hanya diperuntukkan bagi kendaraan roda dua dan pejalan kaki. Ginanjar Maulid dari PT EDI juga menyatakan bahwa Jalan PT EDI–PT SAI masih layak dilalui kendaraan bermuatan tandan buah segar (TBS), dan mengusulkan agar Pemkab Rohul meminta dukungan dari pabrik kelapa sawit (PKS) untuk membantu perbaikan jalur alternatif.

Dalam kesimpulannya, jalur alternatif untuk kendaraan roda empat ke atas dipastikan hanya bisa menggunakan jalur ketiga, sementara jalur Lubuk Bendahara dan Kota Intan dikhususkan untuk kendaraan roda dua. Camat Ujung Batu akan segera mensosialisasikan informasi ini kepada masyarakat, dan Dishub Rohul akan memasang rambu penutupan jalan serta rambu-rambu di jalur alternatif.***

Editor:
Roy Pribadi

Kategori : Umum, Rohul
wwwwww
www.amsi.or.id