Pemprov Riau Komitmen Perhatikan Kesejahteraan dan Pengembangan Kapasitas Para Imam Masjid di Pedesaan

Rabu, 23 April 2025 23:08 WIB
bpemprov-riau-komitmen-perhatikan-kesejahteraan-dan-pengembangan-kapasitas-para-imam-masjid-diGubernur Riau Abdul Wahid.

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau di bawah kepemimpinan Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid berkomitmen untuk lebih memperhatikan kesejahteraan dan pengembangan kapasitas para imam masjid, khususnya yang berada di pedesaan.

Hal itu disampaikan Gubri saat memberikan sambutan dalam pelantikan Pengurus Wilayah Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (PW IPIM) Riau di Gedung Daerah Balai Serindit, Kota Pekanbaru, pada Rabu (23/4/25). Gubri menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah merancang program pembinaan dan pemberian insentif bagi para imam masjid di seluruh pelosok Riau.

Menurut Gubri, perhatian terhadap imam masjid di desa-desa sangat penting mengingat banyak di antara mereka sudah berusia lanjut.

"Saya juga pak Menteri, punya program bagaimana imam masjid dapat pembinaan dan insentif dari pemerintah Provinsi Riau. Karena kami tahu kalau masjid-masjid di kota ini pak Menteri itu sudah bagus, tetapi kalau di kampung-kampung itu perkiraan umurnya sudah 70-80 tahun," kata Abdul Wahid.

Melihat kondisi tersebut, sambung Gubri, bisa berpengaruh dengan rendahnya antusiasme masyarakat untuk beribadah di masjid. Banyak masjid di desa yang mulai sepi jamaah, terutama karena minimnya daya tarik dari sisi kualitas imam.

Karena itu, Gubri mengajak IPIM Riau untuk berkolaborasi dalam menata dan membina para imam, khususnya di daerah-daerah terpencil.

"Ke depan bagaimana kami bisa bekerjasama dengan IPIM ini menata imam-imam masjid, terutama yang ada di kampung-kampung," kata Abdul Wahid.

Menurut Gubri, regenerasi imam masjid sangat penting. Caranya dengan mendorong munculnya imam-imam muda yang memiliki semangat, suara merdu, dan kemampuan memimpin ibadah yang baik. Dengan begitu, bisa menjadi daya pikat tersendiri bagi masyarakat, terutama saat shalat Subuh.

"Imam-imam ini harus lahir dari generasi muda, suaranya lantang, suaranya bagus. Dengan begitu, minat dan daya tarik orang mau datang ke masjid ini semakin ramai," jelasnya.

"Paling penting, kalau apalagi sudah Subuh, bacanya kadang-kadang dengar, kadang-kadang tidak. Oleh karena itu, dengan kehadiran IPIM Riau ini kami yakin kita bisa membina dan mencari bibit muda," kata Abdul Wahid.

Diakuinya, Pemprov Riau telah menyusun anggaran untuk merealisasikan program pemberdayaan imam masjid tersebut pada tahun 2026. Langkah ini dinilai sebagai bentuk keseriusan Pemprov Riau dalam memakmurkan masjid.

"Insya Allah 2026, saya sudah menyusun anggarannya untuk bagaimana imam masjid ini bisa diberdayakan dalam rangka memakmurkan masjid. Semakin makmur masjid, insya Allah kehidupan kita semakin berkah," kata Abdul Wahid.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id