Gubri Bersama Kapolda dan Danrem Hadiri Tradisi Makan Bajambau di Kabupaten Kampar

<b>Gubri Bersama Kapolda dan Danrem Hadiri Tradisi Makan Bajambau di Kabupaten Kampar</b>

Gubernur Riau, Abdul Wahid saat menyampaikan sambutannpada acara tradisi Makan Bajambau di Kabupaten Kampar

Senin, 07 April 2025 21:32 WIB

KAMPAR, POTRETNEWS.com - Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Inspektur Jenderal (Irjen) Herry Heryawan, Komandan Resor Militer (Danrem) 031 Wirabima, Brigadir Jenderal (Brigjen) Sugiyono hadiri kegiatan Makan Bajambau di Dusun Kampung Godang, Desa Pulau Lawas, Kabupaten Kampar, Senin (7/4/25).

Seperti diketahui, acara ini menjadi bagian dari perayaan Aghi Ghayo Onam yang penuh kehangatan dan kental dengan nilai kebersamaan.

Pada kesempatan itu, Gubri dalam sambutannya menyebutkan bahwa tradisi Makan Bajambau adalah momen penting untuk mempererat silaturahmi antarwarga.

Gubnur juga mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi para perantau dan warga kampung untuk saling bercerita dan berbagi kisah.

Diterangkan, silaturahmi tidak cukup hanya dengan pertemuan biasa, tetapi harus ada momen khusus yang mempertemukan semua elemen masyarakat. Gubri berharap, dengan Makan Bajambau maka suasana kekeluargaan dan rasa memiliki satu sama lain menjadi lebih kuat.

"Makan Bajambau ini adalah ajang untuk mempererat silaturahmi, jadi orang dari perantauan ke kampung itu harus ada momen, harus ada wadah. Maka, Makan Bajambau ini adalah wadah kita saling bercerita, sehingga kita bisa mempererat tali silaturahmi dengan rangkaian cerita tadi, sehingga juga silaturahmi tidak terputus," kata Abdul Wahid.

Sementara itu, Kapolda Riau menyoroti pentingnya nilai historis dari kegiatan tersebut. Disampaikan, menjaga warisan budaya seperti Makan Bajambau merupakan bentuk penghormatan terhadap sejarah dan tradisi nenek moyang.

Kapolda Riau menjelaskan, Makan Bajambau juga merupakan wujud nyata dari penerapan sila keempat Pancasila, yaitu kerakyatan.

Menurut Kapolda Riau mengatakan, dalam acara ini tidak ada sekat antara pejabat dan masyarakat, semua duduk dan makan bersama sebagai satu keluarga besar.

"Nilai yang kita ambil dari kegiatan hari ini, pertama nilai historinya, kedua bahwa kita harus bisa menjaga nilai histori yang sudah dijaga selama ini. Ketiga, adalah bagaimana kita menerjemahkan sila ke empat, kerakyatan. Tidak ada batasan antara gubernur, bupati, dan masyarakat semuanya bergabung menjadi satu," kata Irjen Herry Heryawan.

"Apalagi saat momen makan bajambau, Makanan ini adalah makanan yang dibawa oleh warga, datang dengan sukarela memberikan sumbangan makanan untuk dimakan bersama-sama," sambung Irjen Herry Heryawan.

Kapolda Riau menyebutkan, nilai kebersamaan dan gotong royong ini patut diwariskan kepada generasi mendatang. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi simbol persatuan lintas golongan di Riau.

"Ini adalah nilai-nilai yang sangat erat yang haris diwarikan kepada anak cucu kita, dan harapannya, dibawah kepemimpinan pak gub Abdul Wahid kita bisa merangkum semua. Apakah itu dari tokoh masyarakat, civitas akademika, lalu para pelaku usaha dan komunitas lainnya untuk membangun Riau yang lebih inklusif yang kita bangun bersama-sama," kata Irjen Herry Heryawan.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id