PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Dalam rangka meningkatkan efektivitas penagihan pajak kendaraan bermotor, Gubernur Riau Abdul Wahid menginstruksikan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau untuk berinovasi.
Demikian dikatakan. Gubernur Riau saat dirinya meninjau layanan pembayaran pajak di Kantor Samsat Bapenda Riau dan berdialog dengan petugas serta wajib pajak yang ada saat itu pada Jumat (21/3/25).
"Saya juga sudah berdiskusi bersama Kepala Bapenda Riau terkait apa saja langkah yang harus kita lakukan untuk memaksimalkan PAD (Pendapatan Asli Daerah, red) kita. Terutama dari sisi pajak kendaraan bermotor dan pajak air permukaan, karena ini komponen yang masih bisa kita gali dan optimalkan," kata Abdul Wahid.
Selain meninjau dan berdialog, kedatangan Gubernur Riau ke kantor pelayanan pajak itu juga untuk memastikan pelayanan berjalan lancar.Gubernur Riau sendiri mengapresiasi upaya Bapenda dalam meningkatkan layanan, tetapi tetap mendorong perbaikan dan inovasi."Kita ingin pajak-pajak yang belum tertagih agar dapat dimaksimalkan penagihannya. Makanya saya cek pelayanan di Samsat Simpang Tiga. Terkait mekanisme, saya rasa perlu beberapa perbaikan, terutama pembayaran digital harus dioptimalkan," kata Abdul Wahid.
Dalam kesempatan itu Gubernur Riau menekankan pentingnya pendekatan kreatif dan pemanfaatan teknologi digital guna memudahkan wajib pajak.Salah satu kendala yang ditemukan, kata Gubernur Riau, adalah masyarakat yang tidak membawa KTP (Kartu Tanda Penduduk) saat pembayaran pajak."Kemarin saya sudah berkoordinasi dengan pak Kapolda Riau dan Dirlantas (Direkrur Lalu Lintas, red) Polda Riau agar ini bisa dimaksimalkan tanpa perlu pakai KTP. Karena KTP itu sudah bisa online dan bisa dicek pada sistem," kata Abdul Wahid.Selain kurangnya informasi, imbuh Gubernur Riau, masyarakat kerap enggan membayar pajak karena proses yang dianggap rumit dan lokasi pembayaran yang jauh."Kita ingin pajak-pajak yang belum tertagih agar dapat dimaksimalkan penagihannya. Makanya saya cek pelayanan di Samsat Simpang Tiga. Terkait mekanisme, saya rasa perlu beberapa perbaikan, terutama pembayaran digital harus dioptimalkan," ujarnya.
Untuk mengatasi hal ini, Wahid meminta UPT Bapenda lebih proaktif dalam sosialisasi dan layanan kepada masyarakat."Harus ada inovasi. Tadi sudah ada UPT yang melakukan penagihan pajak secara
door to door," kata Abdul Wahid."Saya mengusulkan kalau perlu petugas pajak buka posko di masjid atau di kantor-kantor desa. Jadi diumumkan kepada masyarakat yang mau bayar pajak bahwa petugasnya ada setiap hari apa saja," sambung Abdul Wahid.Dengan langkah ini, harap Gubernur Riau, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk membayar pajak tepat waktu demi mendukung pembangunan di Provinsi Riau."Tadi saya minta ke Ibu Kepala Bapenda untuk mobil Samsat keliling itu dilaksanakan. Saya tidak mau lagi ada keluhan bahwa bayar pajak itu susah," kata Abdul Wahid.***
Editor:Muhammad Amin Nasution