Akibat Banjir dan Tanah Longsor di Padangsidimpuan, Sebanyak 495 Rumah Warga Rusak
Musibah banjir dan tanah longsor yang melanda Kota Padangsidimpuan telah mengakibatkan 495 rumah warga rusak.MEDAN, POTRETNEWS.com - Akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kota Padangsidimpuan, Sumatra Utara (Sumut) pada Kamis (13/3/25) malam lalu, setidaknya 495 rumah mengalami kerusakan.
Demikian data yang tercatat Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Sumatera Utara (Sumut) di Kota Medan, pada Minggu (16/3/25). Berdasarkan laporan yang diterima, rumah yang rusak berat sebanyak 164 unit atau lebih banyak dari rusak sedang yang tercatat 103 unit. Sedangkan rumah yang mengalami rusak ringan mencapai 228 rumah.Selain itu banjir dan tanah longsor yang melanda enam kecamatan dan puluhan kelurahan maupun desa ini juga mengakibatkan satu sekolah rusak sedang dan rusak ringan serta rumah ibadah satu rusak sedang dan juga satu rusak ringan.Adapun enam kecamatan yang terlanda bencana tersebut yakni Padangsidimpuan Utara, Padangsidimpuan Selatan, Padangsidimpuan Batunadua, Padangsidimpuan Angkola Julu, Padangsidimpuan Tenggara, dan Hutaimbru.Sedangkan kelurahan atau desa yang terdampak yakni Kelurahan Sadabuan, Kelurahan Tobat, dan Kelurahan Kantin di Kecamatan Padangsidimpuan Utara. Lalu Kelurahan Ujung Padang, Kelurahan Aek Tampang, Kelurahan Losung, Kelurahan Sitamiang Baru di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, kemudian Gang OtoaYana, Gang Salak Permai, Gang Tanggal, Gang Libers - Kawasan Hapinis Kelurahan Batunadua Julu di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.Muhammad Amin Nasution
























