Home > Berita > Umum

Petugas BBKSDA Riau Selamatkan Seekor Anak Gajah yang Tersesat Ditinggal Induknya di Lahan Kebun Kelapa Sawit

<b>Petugas BBKSDA Riau Selamatkan Seekor Anak Gajah yang Tersesat Ditinggal Induknya di Lahan Kebun Kelapa Sawit</b>

Seekor anak gajah yang tersesat ditinggal induknya ditenukan di lahan kelapa sawit di Kabupaten Kampar Provinsi Riau

Senin, 10 Maret 2025 23:23 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Petugas Balai Besar Konservasi dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Provinsi Riau selamatkan seekor anak gajah yang tersesat ditinggal oleh induknya di lahan kebun kelapa sawit milik warga Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar.

Menurut Kepala BBKSDA Provinsi Riau, Genman Hasibuan, penyelamatan anak gajah Sumatera (elephas maximus sumatranus) itu berawal ketika pihaknya mendapat laporan dari dari masyarakat pada Minggu (9/3/25).

Laporan itu menyebutkan ada seekor anak gajah di lahan kelapa sawit yang ditinggalkan oleh induknya yang bergerak menjauh bersama kelompok gajah lainnya.

"Anak gajah diperkirakan berusia sekitar dua bulan itu berjenis kelamin jantan dan ditemukan dalam kondisi sehat, meskipun belum dapat mengonsumsi makanan selain susu," kata Genman Hasibuan, Senin (10/3/25).

Disampaikan, begitu mendapat laporan, tim BBKSDA Provinsi Riau langsung bergerak menuju lokasi. Dan benar, tim menemukan seekor anak gajah Sumatera tersesat.

Nah, tim penyelamat dari unit satwa liar BBKSDA Provinsi Riau segera melakukan evakuasi dan membawa anak gajah tersebut ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas untuk perawatan lebih lanjut.

"Kondisi fisik anak gajah ini sehat. Namun mengingat usianya yang masih sangat muda, kami memutuskan untuk merawatnya di PLG Minas dengan pengawasan intensif untuk memastikan kesehatannya. Usia bayi seperti ini sangat rentan terhadap penyakit," kata Genman Hasibuan.

Menurut Genman Hasibuan, keberadaan anak gajah yang terpisah dari induk dan kelompoknya berpotensi menyebabkan interaksi negatif dengan manusia atau satwa liar lainnya. Makanya tim BBKSDA Provinsi Riau juga sedang berupaya mencari induk dan kelompok gajah tersebut untuk memastikan anak gajah ini dapat segera dilepasliarkan dan bergabung kembali dengan kelompoknya di habitat alaminya.

Kepada masyarakat yang melaporkan temuan anak gajah tersesat itu, pihak BBKSDA Provinsi Riau mengucapkan terima kasih. Apalagi masyarakat masyarakat juga turut membantu proses evakuasi.

Dalam kesempatan ini, BBKSDA Provinsi Riau mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang merugikan satwa liar. Seperti perburuan, penyiksaan, atau penangkapan satwa yang dilindungi oleh undang-undang.

"Untuk masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan konservasi, kami mengimbau agar dapat beradaptasi dengan keberadaan satwa liar dan turut berperan dalam melindungi keberlangsungan hidupnya," kata Genman Hasibuan.

Ditegaskannya, satwa liar khususnya yang dilindungi seperti gajah Sumatera harus dijaga kelestariannya demi keseimbangan ekosistem dan keberlanjutan kehidupan satwa di habitat alaminya.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Umum, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id