Home > Berita > Umum

Ketinggian Air di Jalintim Sumatra Terus Bertambah, Kapolres Pelalawan Imbau Pengendara Roda Dua Cari Jalur Alternatif

Minggu, 09 Maret 2025 21:33 WIB
bketinggian-air-di-jalintim-sumatra-terus-bertambah-kapolres-pelalawan-imbau-pengendara-roda-duaKetinggian air yang menggenangi jalan lintas timur Sunatera di KM 83 Pangkalan Kuras Kabupaten Pelalawan Provinsi Riau semakin bertambah.

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Ketinggian air yang menggenangi jalan lintas timur (jalintim) Sumatera di KM 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, terus bertambah. Kepada pengendara roda dua diimbau tidak melewati jalan tersebut dan disarankan untuk mencari jalur alternatif.

Imbauan itu disampaikan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pelalawan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Afrizal Asri kepada wartawan, Minggu (9/3/25. Menurut Kapolres, perkembangan terbaru banjir semakin dalam menggenangi ruas jalan lintas tersebut. "Informasi terbaru banjir di KM (Kilo Meter) 83 sudah mencapai 40 sentimeter," kata AKBP Afrizal Asri.

AKBP Afrizal Asri menyebutkan, seiring bertambah tingginya genangan air, maka kendaraan roda dua atau sepeda motor disarankan tidak melintas. Karena jika dipaksakan melintas dikhawatirkan kendaraan mogok. "Untuk motor diharapkan tidak melintas," kata AKBP Afrizal Asri.

Kapolres Pelalawan menyampakan juga, sejauh ini arus lalu lintas di lokasi banjir masih berjalan lancar meski melambat.

"Arus lalu lintas masih dua jalur. Belum kita dilakukan sistem buka tutup," kata AKBP Afrizal Asri.

Diterangkan, untuk mengatur kelancaran lalu lintas kendaraan di jalan lintas tersebut, pihaknya sudah menurunkan sejumlah anggota kepolisian. Petugas mengarahkan kendaraan saat melewati genangan air, agar tidak terperosok atau keluar dari badan jalan.

Kemudian, imbuh Kapolres, petugas juga membantu menuntun atau mendorong sepeda motor yang masih nekat melintas.

Sewaktu melintasi jalan lintas itu, sebut Kapolres, mesin sepeda motor dimatikan supaya air tidak masuk knalpot. Tujuannya untuk mencegah kerusakan mesin dan komponen lainnya.

"Kalau sepeda motor, sengaja didorong biar enggak masuk air knalpotnya," kata AKBP Afrizal Asri.

Seperti diketahui, banjir di jalan lintas timur sumatera KM 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan, Riau dipicu oleh meluapnya Sungai Kampar pascadibuka pintu pelimpahan waduk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Koto Panjang di Kabupaten Kampar.

Selain menggenangi jalan lintas antar provinsi, banjir juga merendam sejumlah permukiman warga di Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Umum, Pelalawan
wwwwww
www.amsi.or.id