Gubernur Riau Tinjau Jembatan di Rokan Hulu yang Struktur Bangunannya Bergeser akibat Tergerus Arus Sungai

Minggu, 09 Maret 2025 23:50 WIB
Advertorial
bgubernur-riau-tinjau-jembatan-di-rokan-hulu-yang-struktur-bangunannya-bergeser-akibat-tergerusDi sela-sela kunjungan safari Ramadhan ke Kabupaten Rokan Hulu, Gubernur Riau Abdul Wahid menyempatkan diri meninjau jembatan yang saat ini kondisi struktur bangunannya bergeser akibat tergerus arus sungai.

PEKANBARU, POPOTRETNEWS.com — Di sela-sela kunjungan dan safari Ramadhan ke Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) pada Ahad (9/3/25), Gubernur Riau, Abdul Wahid menyempatkan diri meninjau jembatan Sungai Rokan di Desa Sukadamai, Kecamatan Ujung Baru Kabupaten Rohul, yang saat ini struktur bangunannya bergeser akibat tergerus arus sungai.

Saat meninjau itu, Gubernur didampingi Kepala Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau, M Arief Setiawan. Saat itu, Gubernur mengatakan kunjungan tersebut untuk memastikan secara langsung kondisi jembatan yang selama ini dikeluhkan warga. "Kami saat ini meninjau jembatan yang mengalami pergeseran akibat arus air yang terus menggerus fondasinya, sehingga mengakibatkan kemiringan," kata Abdul Wahid.

Dijelaskan, kemiringan jembatan itu berpengaruh terhadap daya tampung dan kapasitasnya. Karena itu, imbuh Gubernur, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul telah mengambil kebijakan untuk membatasi arus lalu lintas yang melintas.

"Untuk sementara, kendaraan yang boleh melewati jembatan ini hanya roda dua dan roda empat dengan tonase kecil, guna menjaga keselamatan pengguna jalan," kata Abdul Wahid.

Disampaikan, hasil pengukuran tim teknis, struktur jembatan telah bergeser hingga 90 sentimeter. Dikhawatirkan kondisi ini dapat semakin memperlemah daya tahan jembatan jika tidak segera ditangani.

"Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati dan selalu menjaga keselamatan saat melintas. Mengingat kondisi jembatan yang semakin miring, kewaspadaan harus ditingkatkan," kata Abdul Wahid.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyebutkan Pemprov Riau akan segera menangani kerusakan jembatan tersebut setelah Lebaran Idul Fitri. Pasalnya, saat ini debit air sungai masih tinggi, sehingga perbaikan belum bisa langsung dilakukan.

"Insya Allah, setelah lebaran, kami akan mulai perbaikannya. Saat ini, debit air yang tinggi menyulitkan pelaksanaan pekerjaan," kata Abdul Wahid.

Menurut Gubernur, waktu pengerjaan jembatan diperkirakan memakan waktu sekitar enam bulan. Meski begitu, Gubernur berharap proyek ini bisa selesai lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas.

"Kalau bisa, saya minta PUPR Riau menyelesaikannya dalam waktu empat bulan, tetapi tetap memperhatikan kualitas dan keamanan konstruksi," kata Abdul Wahid.***(Adv)

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id