Gubernur Abdul Wahid Desak Disdik Riau Perbaiki Kinerja

Kamis, 06 Maret 2025 14:17 WIB
Advertorial
bgubernur-abdul-wahid-desak-disdik-riau-perbaiki-kinerjab>Gubernur Abdul Wahid (kiri) dan Wakil Gubernur SF Hariyanto tatkala kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Riau. (F-IST)

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Gubernur Riau (Gubri) Abdul Wahid mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau untuk memperbaiki kinerjanya. Ia melihat, Disdik masih berorientasi kepada proyek tanpa ada yang terlaksana.

Hal itu disampaikan gubernur saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Riau. Kunjungan ini bermaksud untuk mengatasi permasalahan yang ada di dinas tersebut.

Salah satu dari masalah yang ingin dituntaskan adalah angka putus sekolah. Gubernur ingin segera membuat angka tersebut menjadi sangat minim.

”Saya ingin menekan angka putus sekolah. Bagaimana caranya agar angka putus sekolah turun? Upayanya apa? Penyebabnya apa? Apakah uangnya tidak ada ataukah jaraknya jauh?" tanyanya di ruang rapat Dinas Pendidikan Riau, Kamis (6/3/2025).

Gubernur menginginkan, rencana untuk pendidikan yang lebih baik terlaksana. Bukan hanya sekadar rencana dan rencana saja. Ditekankannya, semua jajaran yang terlibat harus bekerja semaksimal mungkin. Hal itu guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang lebih baik dengan pendidikan berkualitas.

”Kantor ini tidak berubah dari dulu, tapi orang-orangnya harus berubah jadi lebih baik. Saya minta semua bekerja semaksimal mungkin," ujarnya.

Abdl Wahid turut mengkritik cara penyampaian data dari Dinas Pendidikan. Menurutnya, data yang disampaikan tidak lengkap dan susah untuk dipahami.

”Datanya membingungkan. Saya minta data pastinya, jumlah sekolah, jumlah siswanya. Bagaimana saya mau menilai kinerjanya? Dinas Pendidikan ini mengurus pendidikan murid, tapi menyajikan data saja seperti ini," ucapnya.

”Saya juga tidak mau Dinas Pendidikan ini tidak bisa prediksi masalah, tidak bisa cari solusi dari masalah. Lihat dari jumlah murid sekolah, tren pertumbuhan penduduk, angkanya yang putus sekolah berapa? cari cara mengajak mereka kembali bersekolah," imbuh gubernur.

Sementara, Wakil Gubernur Riau (Wagubri) SF Hariyanto menambahkan, Dinas Pendidikan tidak seharusnya bekerja sendirian. Kunjungan kerja ini adalah salah satu cara agar masalah pendidikan bisa dicari solusinya.

”Beliau (gubernur) ini kemari ingin tahu apa masalah yang ada di sini, ingin menyikapinya. Tapi penyajiannya tidak lengkap dan tidak sempurna, bagaimana membantunya?" ucap wagub.

”Nanti dirapatkan pak apa yang bermasalahnya, diundang gubernur, saya, semua yang berkepentingan. Bapak jangan bekerja sendirian," pungkas SF Hariyanto.***(Adv)

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id