Kapolda Riau Langsung Pimpin Evakuasi Truk Pengangkut Karyawan yang Jatuh ke Sungai di Pelalawan

<b>Kapolda Riau Langsung Pimpin Evakuasi Truk Pengangkut Karyawan yang Jatuh ke Sungai di Pelalawan</b>

Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal saat menyaksikan langsung proses evakuasi mobil truk yang jatuh ke sungai di Pelalawan

Minggu, 23 Februari 2025 22:18 WIB

PELALAWAN, POTRETNEWS.com - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Inspektur Jenderal (Irjen) Mohammad Iqbal langsung memimpin evakuasi truk pengangkut karyawan perusahaan pembibitan kayu akasia yang jatuh ke sungai Segati, Pelalawan. Dalam insiden itu, enam orang tewas, 17 orang selamat dan sembilan lagi belum ditemukan.

Kapolda Riau turun ke lokasi dengan didampingi Direktur Lalulintas Pikda Riau, Komisaris Besar (Kombes) Taufiq Lukman dan Kepala Kepolisian Resor (Kaplres) Pelalawan, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Afrizal Asri.

Saat di lokasi, Kapolda Riau mengecek langsung proses evakuasi truk PT Empat Ras Bersaudara dengan alat berat.

"Tadi truk berhasil kita evakuasi dari dalam sungai dengan kedalaman sekitar delapan meter," kata Irjen Mohammad Iqbal, Minggu (23/2/25).

Jenderal bintang dua itu memastikan tidak ada korban di bak mobil truk saat diangkat. Tapi tim gabungan berhasil menemukan korban tak jauh dari mobil truk tenggelam dalam proses pencarian hari ini.

"Dalam truk saat diangkat tak ada korban. Namun kita temukan dua korban hari ini tak jauh dari lokasi truk yang jatuh ke sungai," kata Ije Mohammad Iqbal.

Penemuan korban pertama sekitar pukul 09.50 WIB ditemukan jenazah perempuan sekitar 20 meter dari jembatan. Sedangkan yang anak-anak sekitar pukul 11.15 WiB, jaraknya 1 kilometer dari jembatan Sungai Segati.

Setelah penemuan dua korban hari ini, artinya sudah ada enam korban ditemukan meninggal dunia. Sedangkan sembilan korban lainnya masih dalam proses pencarian.

"Dari 32 penumpang, 17 orang selamat dan mendapatkan perawatan di klinik PT NWR. Lalu ada enam orang ditemukan meninggal dan sembilan korban masih pencarian," kata Irjen Mohammad Iqbal.

Menurutnya, proses pencarian dilakukan oleh tim gabungan terdiri dari Brimob, Dit Polairud, Dit Samapta, Ditlantas, Polres Pelalawan, Kodim, BNPB, Basarnas. Selain itu petugas dari perusahaan PT NWR juga diturunkan ke lokasi sejak awal kecelakaan.

Terlait kecelakaan, Subdit Gakkum Ditlantas Polda Riau dan Reskrim Polres Pelalawan telah melakukan olah TKP dan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya unsur pelanggaran hukum dalam kejadian ini. Identitas korban dan saksi-saksi juga dicatat untuk mendukung proses investigasi.

"Saat ini, fokus utama tim gabungan adalah mengevakuasi dan menyelamatkan korban yang masih belum ditemukan. Operasi pencarian terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur dan peralatan yang memadai," kata Irjen Mohammaf Iqbal, dilansir detik.com.

Diketahui, kecelakaan terjadi pada Sabtu (23/2/25) sekira pukul 11.00 WIB. Truk colt disel itu mengangkut 32 orang termasuk sopir.

Truk terjun ke sungai karena sopir diduga mengantuk. Sopir bernama Maranata Zendrato sendiri ditemukan tewas pada harinya sekira pukul 21.00 WIB saat evakuasi hari pertama.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Peristiwa, Pelalawan
wwwwww
www.amsi.or.id