Enam Pelaku Perampokan BRI Link di Pinggir Jalan Lintas Riau-Sumut Berhasil Ditangkap

Sabtu, 22 Februari 2025 23:30 WIB
benam-pelaku-perampokan-bri-link-di-pinggir-jalan-lintas-riausumut-berhasil-ditangkapbTim gabungan Polres Rohil, Polsek Bangko dan unit jatanras Polda Riau berhasil menangkap enam pelaku perampkan BRI Link di pinggir jalan lintas Riau-Sumut, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rohil.

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Enam pelaku perampokan BRI Link di pinggir jalan lintas Riau-Sumatra Utara (Sumut), Kecamatan Bangkopusako, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Provinsi Riau pada Senin (3/2/25) lalu, akhirnya berhasil ditangkap petugas polisi pada Sabtu (22/2/25).

Hal itu dibenarkan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Komisaris Besar (Kombes) Anom Karibianto, di markas Polda Riau, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (22/2/25). Kombes Anom Karibianto menyampaikan, enam tersangka pelaku perampokan itu masing-masing berinisial HN (56), TO (29), SO alias Wondo (38), MS (30), BA (44), serta seorang perempuan berinisial SR alias Ayu (36).

Menurut Kombes Anom Karibianto, keenam tersangka pelaku kejahatan itu ditangkap oleh tim gabungan. Tim itu terdiri dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Rohil, Kepolisian Sektor (Polsek) Bangko dan dibantu tim dari unit kejahatan dan kekerasan (jatanras) Polda Riau.

Dari tangan para pelaku, kata Kombes Anom Karibianto, petugas menyita barang bukti satu pucuk senjata air softgun, satu unit motor, tiga unit handphone, dua butir peluru air softgun, hingga pakaian pelaku.

"Para pelaku ini sebelumnya melakukan perampokan di warung sekaligus BRI Link di pinggir jalan lintas Riau-Sumut. Mereka ditangkap tim gabungan Satreskrim Polres Rohil, Polsek Bangko dan dibantu Jatanras Polda Riau," kata Kombes Anom Karibianto.

Kombes Anom Karibianto menyebutkan, dalam menjalankan aksi kejahatan tersebut, para pelaku berbagai peran. Ada yang sebagai eksekutor, yaitu SO alias Wondo pemegang senjata air softgun, dan BA.

Kemudian, TO berperan sebagai pemantau situasi di lokasi kejadian, MS bertugas menjemput pelaku SO alias Wondo dan BA. Pelaku HN sebagai tukang gambar lokasi perampokan dan menunggu di mobil.

Sedangkan wanita berinisial SR alias Ayu yang merupakan pacar dari pelaku MS, bertugas sebagai menjemput pelaku SO alias Wondo, TO dan BA.

"Para pelaku melakukan perampokan saat korban, Rukun dan Saten, hendak menutup warungnya pada Senin (3/2/25)," ujar Kombes Anom Karibianto.

Ketika hendak menutup warung, sambung Kombes Anom Karibianto, datang tiga orang laki-laki. Dua di antaranya masuk ke dalam warung.

Pelaku yang memegang senjata api softgun, sebut Kombes Anom Karibianto, melepaskan tembakan tiga kali ke arah istri korban. Beruntung istri korban tidak kena tembak.

Setelah itu, imbuh Kombes Anom Karibianto, pelaku menembak ke arah kaki korban sebanyak dua kali. Lalu mendorong korban ke tempat penyimpanan bensin.

"Pelaku juga menodongkan senjata ke arah kanan kening pelapor (Rukun, red) dan mencekik leher pelapor dari arah belakang," kata Kombes Anom Karibianto.

Kemudian, lanjut Kombes Anom Karibianto, pelaku berteriak meminta tas korban. Karena takut dan terancam, korban menyerahkan tas berisi uang Rp 50 juta, yang mana uang itu untuk usaha BRI Link.

Menurut Kombes Anom Karibianto, selain uang, di dalam tas ada juga mesin ATM BRI Link dan 11 buah ATM. Para pelaku membawa kabur uang korban. Atas kejadian itu, korban melaporkan ke Polsek Bangko.

Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas menangkap enam orang pelaku. Ada yang ditangkap di Rohil, Sumut dan di Pekanbaru.

Uang hasil rampok tersebut sudah dibagi-bagi. Ada yang mendapat Rp 7 juta, dan Rp 8 juta. Sementara pelaku wanita hanya mendapat Rp 2 juta.

"Para pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di markas Polres Rohil," kata Kombes Anom Karibianto.

Seperti diketahui, aksi perampokan itu terjadi di warung harian sekaligus BRI Link, di pinggir jalan lintas Riau-Sumut di Kecamatan Bangko Pusako, Kabupaten Rohil, Senin (3/2/25).

Aksi perampokan itu terekam kamera CCTV. Terlihat pelaku memaksa pemilik warung menyerahkan uang. Bahkan pelaku sempat melepaskan tembakan senjata diduga senjata api ke arah korban.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Hukrim, Rohil
wwwwww
www.amsi.or.id