Soal Retret di Akmil Magelang, Bupati Pelalawan Zukri Misran Nyatakan Tegak Lurus dengan Perintah Ketum PDIP

Jum'at, 21 Februari 2025 18:12 WIB
bsoal-retret-di-akmil-magelang-bupati-pelalawan-zukri-misran-nyatakan-tegak-lurus-dengan-perintahBupati Pelalawan, Zukri Misran saat meninjau banjir yang menggenangi jalan lintas timur Sumatera di daerah Pangkalan Kuras, beberapa waktu lalu.

PELALAWAN, POTRETNEWS.com — Patuh dengan instruksi Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarno Putri, itulah yang tersirat dari Bupati Pelalawan di Riau, Zukri Misran ketika ditanya apakah ikut retret kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah.

Zukri memastikan ikut dengan instruksi Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri. "Tegak lurus dengan perintah Ketua Umum," kata Zukri Misran saat dikonfirmasi, Jumat (21/2/25), seperti dilansir detik.com. Seperti diketahui, Zukri Misran adalah Bupati Pelalawan, Provinsi Riau yang kembali terpilih untul periode kedua. Zukri Misran juga menjabat Ketua PDIP Provinsi Riau.

"Saat ini masih istirahat di tempat, masih menunggu," kata Zukri Misran.

Diketahui, pemerintah mengadakan retret bagi kepala daerah sepekan penuh di Akmil Magelang. Retret kepala daerah berlangsung pada 21 hingga 28 Februari 2025. Sementara, para wakilnya diminta datang sehari jelang penutupan.

Agenda retret kepala daerah ini mirip dengan retret para menteri Kabinet Merah Putih yang sebelumnya digelar pada 24-27 Oktober 2024 lalu.

Dilansir detiknews, instruksi Megawati Soekarno Putri itu tertuang dalam surat nomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang diterbitkan pada Kamis (20/2/25). Dalam surat berbentuk dokumen elektronik via aplikasi WhatsApp itu ada 2 poin instruksi yang dibagikan juru bicara PDIP Guntur Romli.

"Diinstruksikan kepada seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan, sebagai berikut: 1. Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025," tulis poin pertama instruksi tersebut.

Disampaikan, Megawati meminta para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari partainya menghentikan perjalanan ke Magelang, jika sudah telanjur menuju area retret.

"Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang, untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum," lanjutan isi poin pertama instruksi Megawati.

Poin kedua, Megawati meminta para kepala daerah dan wakil kepala daerah dari PDIP selalu mengaktifkan alat komunikasi. Megawati juga meminta mereka siaga terhadap panggilan pihak partai.

"2. Tetap berada dalam komunikasi aktif dan standby commander call," bunyi poin kedua.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

wwwwww
www.amsi.or.id