Para Peternak di Riau Diimbau Waspada Penyebaran PMK
Petugas melakukan vaksinasi terhadap hewan ternakPEKANBARU, POTRETNEWS.com — Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Prternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Riau mengimbau para peternak untuk mewaspadai penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Imbauan itu disampaikan sehubungan kian meningkatnya kasus PMK yang dilaporkan ke instansi tersebut.
Menurut Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas PKH Riau, drh Faralinda Sari, berdasarkan laporan yang didapat pihaknya sudah ada 60 ekor hewan ternak yang terpapar PMK. Jika sebelumnya kasus hewan ternak terpapar PMK hanya terdapat di Kabupaten Kampar, kata drh Faralinda Sari, kini sudah menyebar ke empat daerah kabupaten lainnya. Yakni Indragiri Hulu (Inhu), Indragiri Hilir (Inhil), Bengkalis dan Kuantan Singingi (Kuansing).drh Faralinda Sari menjelaskan, dari 60 kasus PMK yang dilaporkan ke Dinas PKH Riau, kasus terbanyak terdapat di Kabupaten Inhu.Untuk sebaran kasus PMK di Riau, imbuh drh Faralinda Sari, yakni 26 kasus di Kabupaten Inhu, 18 kasus di Kabupaten Inhil, 6 kasus di Kabupaten Kampar, dan masing-masing 5 kasus di Kabupaten Bengkalis dan Kuansing."Jadi penyebaran PMK sudah mulai meluas. Awalnya masih ditemukan di satu daerah, tapi saat ini sudah ada di lima daerah," kata drh Faralinda Sari, dilansir riaupos.co.Muhammad Amin Nasution
























