Sungai Batanglubuh di Kabupaten Rohul Meluap, Permukiman Warga di Satu Kelurahan dan Empat Desa Tergenang

Rabu, 29 Januari 2025 22:22 WIB
bsungai-batanglubuh-di-kabupaten-rohul-meluap-permukiman-warga-di-satu-kelurahan-dan-empat-desaJalan lintas di Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan Hulu tergenang akibat air Sungai Barang Lubuh meluap

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Sungai Batang Lubuh di Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) Provinsi meluap. Akibatnya, permukiman warga di satu kelurahan dan empat desa sekitar aliran sungai tersebut tergenang pada Rabu (29/1/25).

Menurut Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 02/Rambah, Kodim 0313/KPR, Koptu Kurni Suhadi lewat pesan WhatsApp, Rabu (29/1/25), titik banjir berada di Kelurahan Pasir Pengaraian, Desa Babussalam, Desa Pematang Berangan, Desa Rambah Tengah Hulu, dan Desa Koto Tinggi. Disampaikannya, berdasarkan data sementara, jumah rumah warga yang terdampak banjir sebanyak 700 unit. Ketinggian air di permukiman warga bervariasi, mulai dari 60 centimeter hingga 1 meter.

"Saat ini kami bersama tim gabungan memantau kondisi banjir dan memastikan kondisi warga tetap aman," kata Kurni Suhadi, dilansir kompas.com.

Selain rumah warga, sambung Kurni Suhadi, banjir juga menggenangi ruas jalan lintas menuju Kota Pasir Pengaraian. Akibatnya, arus lalu lintas kendaraan pun lumpuh total.

"Dapat kami laporkan, banjir yang mengenangi jalan lintas Pasir Pengaraian, ibu kota Rokan Hulu, menuju Kecamatan Ujungbatu tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat," kata Kurni Suhadi.

Disampaikan, ketinggian air di badan jalan mencapai 50 hingga 70 centimeter. Karena kondisi tersebut, petugas mengimbau masyarakat pengguna jalan supaya mencari jalur alternatif menuju pusat kota.

"Kami mengimbau pengguna jalan agar melewati jalur alternatif, yaitu di jalan lingkar Desa Suka Maju," kata Kurni Suhadi.

Selain itu, petugas juga mengingatkan agar warga yang terdampak banjir selalu berhati-hati dan waspada. Dan kepada para orangtua diminta untuk mengawasi anak-anak, supaya tidak bermain atau mandi di lokasi banjir.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Lingkungan, Rohul
wwwwww
www.amsi.or.id