Kapolres Pelalawan Datangi Lokasi Banjir di KM 83 Jalintim dan Bahkan Ikut Mengatur Lalu Lintas

<b>Kapolres Pelalawan Datangi Lokasi Banjir di KM 83 Jalintim dan Bahkan Ikut Mengatur Lalu Lintas</b>

Kapolres Pelalawan AKBP Afrizal Asri ikut mengatur lalu lintas di jalan Lintas Timur KM 83 Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan yang terendam banjir

Minggu, 26 Januari 2025 17:08 WIB

PELALAWAN, POTRETNEWS.com - Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pelalawan, Provinsi Riau, Ajun Lomisaris Besar Polisi (AKBP) Afrizal Asri pada Minggu (26/1/25) mendatangi lokasi banjir di Jalan Lintas Timur (Jalintim), Kilo Meter (KM) 83, Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan. Kapolres sempat ikut mengatur lalu lintas di lokasi banjir tersebut.

Akibat banjir, di Jalintim tersebut terjadi kemacetan kendaraan cukup panjang. Mulai dari KM 76 hingga KM 83.

Untuk mengurai kemacetan, petugas polisi memberlakukan sistem buka tutup. Nah, saat turun ke lokasi, Kapolres Pelalawan pun ikut membantu mengatur lalu lintas supaya kendaraan yang melintas berjalan lancar.

Kapolres Pelalawan menyebutkan, akibat banjir menggenangi Jalintim di KM 83 Pangkalan Kuras, nyaris arus kendaraan terhenti. Soalnya, genangan air di lokasi tersebut mencapai di atas lutut orang dewasa.

Akibat tingginya banjir di lokasi tersebut yang berlangsung beberapa hari, maka sejumlah kendaraan ukuran kecil dan roda dua tak bisa lewat.

Untuk kendaraan ukuran besar, sepeeti truk dan bus, masih bisa lewat. Meskipun begitu, ada juga yang bernasib sial. Mobil oleng dan terperosok ke parit di pinggir jalan.

Selain untuk melihat langsung kondisi banjir, Kapolres Pelalawan mengaku dia datang ke lokasi juga untuk memastikan personel gabungan bertugas dengan baik dalam rangka menciptakan situasi aman dan kondusif.

Seperti diketahui, lokasi banjir yang ditinjau Kapolres Pelalawan tersebut merupakan salah satu jalur penting perlintasan kendaraan yang mengangkut kebutuhan pokok dan komoditas ekonomi lainnya. Jadi perlu dilakukan pengamanan agar kendaraan yang mengangkut kebutuhan tersebut berjalan lancar.

"Arus kendaraan dari arah Pekanbaru menuju Rengat maupun sebaliknya, sangat padat. Bila tidak diurai, kendaraan akan menumpuk dan arus lalu lintas lumpuh total," kata AKBP Afrizal Asri.

Disebutkan. tim gabungan yang bertugas di lokasi itu terdiri atas personel Kepolisian Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, Badan Penamggulangan Bencana Daerah, dan Dinas Perhubungan.

Tim gabungan tersebut, kata Kapolres Pelalawan, disiagakan selama 34 jam. Tugas mereka di antaranya, memberikan pelayanan, melakukan pengamanan dan evakuasi.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Peristiwa, Pelalawan
wwwwww
www.amsi.or.id