Home > Berita > Umum

Periode Sepekan ke Depan, Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Plasma di Riau Anjlok

<b>Periode Sepekan ke Depan, Harga TBS Kelapa Sawit Mitra Plasma di Riau Anjlok</b>
Selasa, 14 Januari 2025 18:18 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Untuk periode sepekan ke depan, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Riau anjlok. Penurunan harganya sebesar Rp 108 per kologram (kg).

Menurut Kepala Bidang Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Defris Hatmaja, penurunan harga TBS kelapa sawit mitra plsma itu ditetapkan berdasarkan kesepatan antara Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama tim penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit.

Disebutkan, seperti biasa, untuk penurunan harga tertinggi tetap berada di kelompok umur 9 tahun yakni Rp 108,69 per kg atau mencapai 3,04 persen dari harga periode lalu. Dengan turunnya harga tersebut, maka harga pembelian TBS petani untuk periode sepekan ke depan turun menjadi Rp 3.462,33 per kg.

Defris Hatmaja mengatakan, berdasarkan hasil penetapan harga kelapa sawit periode 15 - 21 Januari telah menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian dari PPKS Medan yang disepakati oleh tim.

“Dengan harga cangkang berlaku untuk satu bulan kedepan dengan harga sebesar Rp 21,01 per kilogram. Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah indeks K untuk 1 bulan kedepan yaitu 93.30 persen, harga penjualanCPO minggu ini turun sebesar Rp 482,83 dan kernel minggu ini turun sebesar Rp 171,12 dari minggu lalu,” kata Defris Hatmaja.

Menuruthya, ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan, berdasarkan Permentan nomor 01 tahun 2018 pasal 8 maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, apabila terkena validasi 2 maka digunakan harga rata-rata KPBN. Harga rata-rata CPO KPBN periode ini adalah Rp 14.026,00 dan harga kernel KPBN periode ini adalah Rp 11.183,00.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa harga TBS yang ditetapkan oleh tim untuk mitra plasma mengalami penurunan. Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO dan kernel,” kata Defris Hatmaja.

Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata Kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra.

“Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruhstakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan KejaksaanTinggi Riau. Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” kata Defris Hatmaja.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Umum, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id