Aktivitas Warga di Desa Kuntu Kampar Kiri Terganggu Akibat Air Sungai Subayang Meluap

Senin, 13 Januari 2025 22:40 WIB
baktivitas-warga-di-desa-kuntu-kampar-kiri-terganggu-akibat-air-sungai-subayang-meluapbAktivitas warga terganggu akibat meluapnya air Sungai Subayang hingga menggenangi rumah warga dan fasilitas umum, termasuk jalan poros di Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Aktivitas warga di Desa Kuntu Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau terganggu akibat air Sungai Subayang meluap pada Senin (13/1/25).

Ketinggian air di permukiman warga bervariasi. Mulai dari 50 centimeter hingga 1,5 meter. Sebagian besar warga masih bertahan di rumah masing-masing. Namun aktivitas mereka terganggu. Hal itu diakui Kepala Desa Kunti, Asril ketika dimintai keterangannya pada Senin (13/1/25). Menurut Asril, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa mengarungi genangan air dengan berjalan kaki atau menggunakan perahu.

Asril menyebutkan bahwa pemerintah desa telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar untuk menangani situasi ini.

Terkait banjir tersebut, Asril mengimbau warganya agar tetap waspada. Hal ini mengingat curah hujan masih tinggi dan ada potensi kenaikan debit air.

"Imbauan kami, warga harus selalu waspada. Tadi siang masih turun hujan, jadi khawatir air naik lagi," kata Asril

Seperti diketahui, akibat tingginya intensitas hujan beberapa hari belakangan ini telah membuat air Sungai Subang di Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. meluap, Senin (13/1/25). Diperkirakan sekitar 900 rumah warga di Desa Kuntu tergenang banjir.

Bukan hanya rumah, banjir juga menggenangi sekolah dan jalan poros desa. Aktivitas warga pun jadi terganggu. Banjir terparah terjadi di Dusun Koto Tuo dan Dusun Simpang Ompek karena paling dekat dengan Sungai Subayang.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Peristiwa, Kampar
wwwwww
www.amsi.or.id