Pemprov Riau Dukung Penuh Program 100 Hari Kerja Gubernur-Wakil Gubernur Terpilih, Khususnya di Tiga Sektor Prioritas Ini

Rabu, 08 Januari 2025 20:24 WIB
bpemprov-riau-dukung-penuh-program-100-hari-kerja-gubernurwakil-gubernur-terpilih-khususnya-di-tigaPenjabat Sekdaprov Riau, Taufiq Oesman Hamid.

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mendukung penuh program 100 hari kerja Gubernur dan Wakil Gubernur Riau terpilih, Abdul Wahid - SF Hariyanto, khususnya di tiga sektor prioritas. Ketiga sektor itu adalah kesehatan, pendidikan, dan keagamaan.

Demikian disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Taufiq Oesman Hamid seusai rapat bersama tim transisi Gubernur dan Wakil Gubernur, pada Rabu (8/1/25). "Intinya, pembicaraan dengan tim transisi terkait program 100 hari kerja sudah selesai dibahas. Alhamdulillah, hampir semua program gubernur dan wakil gubernur terpilih sudah masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025," kata Taufiq Oesman Hamid.

Pj Sekdaprov mengungkapkan, dari total program prioritas, sekitar 90 persen telah memiliki dasar anggaran yang kuat. Namun, 10 persen lainnya masih membutuhkan penguatan regulasi dan mekanisme anggaran untuk memastikan pelaksanaannya.

Pada kesempatan tersebut, Pj Sekdaprov juga menyebutkan bahwa ada tiga sektor utama yang menjadi fokus pada program 100 hari kerja Gubernur - Wakil Gubernur terpilih, Abdul Wahid - SFHatiyanto.

Menurut Pj Sekdaprov, tiga sektor utama itu yakni kesehatan, pendidikan, dan keagamaan, dengan total 23 sub-item program prioritas. Program inilah yang akan segera didorong pelaksanaannya.

Pj Sekdaprov membeberkan, pada sektor kesehatan, Pemprov Riau akan meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat dengan menambah fasilitas kesehatan.

Kemudian untuk sektor pendidikan, sambung Pj Sekdaprov, perhatian lebih diberikan pada peningkatan kualitas pendidikan di wilayah pedesaan.

Sementara itu, imbuhnya, pada bidang keagamaan, Pemprov Riau akan memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat melalui berbagai program berbasis keagamaan.

Pj Sekdaprov mengaku bahwa program yang belum sepenuhnya masuk dalam mekanisme anggaran, kemungkinan besar tidak dapat diselesaikan dalam 100 hari kerja. Tetapi, lanjutnya, akan tetap menjadi prioritas.

"Progres pelaksanaan program akan terus kami pantau untuk memastikan semua target tercapai. Ini semua adalah sinergi antara Pemprov Riau, tim transisi, dan pihak terkait lainnya," kata Taufiq Oesman Hamid.

Terkait program unggulan tersebut, kata Pj Sekdaprov, Pemprov Riau optimistis dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Terutama dalam peningkatan layanan publik di tiga sektor prioritas tersebut.

"Kami sepenuhnya mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih. Dengan koordinasi yang baik, kami yakin semua program dapat terlaksana sesuai target," sebut Taufiq Oesman Hamid.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id