Pemprov Riau Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kabupaten Indragiri Hilir

<b>Pemprov Riau Serahkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kabupaten Indragiri Hilir</b>

Pj Gubernur Riau Rahman Hadi dan Pj Bupati Inhil Erisman Yahya bersama pejabat lainnya berdoa saat acara seremonial penyerahan bantuan untuk korban banjir di Kabupaten Inhil

Jum'at, 03 Januari 2025 20:24 WIB

INDRAGIRI HILIR, POTRETNEWS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyerahkan bantuan untuk korban banjir di enam desa dan satu kelurahan di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

Bantuan Pemprov Riau tersebut berupa 2,5 ton beras, 250 kardus mie instan, gula, minyak goreng, hand sanitizer, sabun, dan beberapa kebutuhan pokok lainnya.

Bantuan untuk masyarakat terdampak bencana banjir tersebut diserahkan saat Penjabat (Pj) Gubernur Riau, Rahman Hadi, bersama Pj Bupati Inhil, Erisman Yahya meninjau langsung ke wilayah terdampak banjir di Kecamatan Kemuning. Kabupaten Inhil, Jumat (3/1/25).

"Hari ini kami berkunjung ke Kecamatan Kemuning, di mana banjir melanda enam desa dan satu kelurahan. Alhamdulillah, air sudah mulai surut, tetapi sebagian masyarakat masih harus mengungsi. Untuk itu kami memberikan bantuan hari ini ada 2,5 ton beras dam lainnya” kata Rahman Hadi.

Menurut Pj Gubernur Riau, pemberian bantuan tersebut merupakan langkah awal untuk mengatasi kebutuhan warga sementara waktu. "Kami berharap masyarakat tetap waspada,” kata Rahman Hadi.

Sementara itu, Pj Bupati Inhil menyampaikan terimakasih kepada Pemprov Riau yang telah menyalurkan bantuan untuk korban banjir di daerahnya.

Pj Bupati Inhil mengaku, banjir yang melanda enam desa dan satu kelurahan di Inhil pada Senin lalu sempat mengganggu arus lalu lintas di ruas jalan lintas timur Riau-Jambi, tepatnya di Kecamatan Kemuning, Kabupaten Inhil.

“Ketinggian air waktu itu mencapai tiga meter di beberapa titik, menggenangi jalan dan rumah-rumah warga," kata Erisman Yahya.

Dijelaskan, banjir tersebut berdampak di Kelurahan Selensen, Desa Batu Ampar, Desa Keritang, Desa Limau Manis, Desa Lubuk Besar, Desa Kemuning Muda, dan Desa Kemuning Tua.

Pj Bupati Inhil memaparkan, berdasarkan data sementara dari posko BPBD, hingga 31 Desember 2024, terdapat sekitar 1.120 kepala keluarga (KK) atau 2.363 jiwa yang terdampak banjir. Oleh karena itu, dengan sinergitas posko-posko bantuan telah dibuka untuk mendata dan membantu kebutuhan masyarakat.

"Saat ini kondisi air mulai surut, tetapi dampak banjir masih dirasakan oleh masyarakat. Jadi mudah-mudahan bantuan sementara ini bisa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kita," kata Erisman Yahya.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Pemerintahan, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id