Berbagi Jenis Penyakit Hewan Ternak Jadi Ancaman Serius Bagi Peternak di Riau, Jumlah Kasus Tertinggi Terdata di Wilayah Kabupaten Kampar
![]() |
Petugas sedang memberikan vaksin rabies kepada hewan peliharaan milik warga |
PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Berbagai jenis penyakit hewan ternak menjadi ancaman serius bagi peternak di Privinsi Riau. Dari sekian daerah, Kabupaten Kampar menjadi wilayah dengan kasus penyakit hewan ternak tertinggi di Provinsi Riau yakni 438 kasus. Kemudian disusul Kabupaten Indragiri Hulu sebanyak 321 kasus.
Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau, Faralinda Sari, mengaku bahwa sepanjang tahun 2024 lalu ada peningkatan kasus penyakit ternak di Provinsi Riau.
Dikatakan, di antara beberapa penyakit hewan yang dianggap menjadi ancaman serius bagi peternak di wiatah Provinsi Riau adalah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), demam babi Afrika, dan penyakit kulit benjolan.Berdasarkan data Dinas PKH Provinsi Riau, kata Faralinda Sari, sepanjang tahun 20204 lalu, PMK menjadi penyakit yang paling banyak menyerang hewan ternak di Riau. "Data kami menunjukkan bahwa sebanyak 519 ekor ternak terpapar PMK," kata Faralinda Sari, pada Kamis (2/1/25).Bukan hanya PMK, lanjut Faralinda Sari, penyakit ngorok yang menyerang pada hewan ternak juga menjadi masalah serius. "Penyakit ngorok menyerang 303 ekor ternak, terutama di wilayah Kampar. Penyakit demam babi Afrika juga tercatat sebanyak 120 kasus," kata Faralinda Sari.Muhammad Amin Nasution

























