Ini Adalah Fakta Baru Kasus Lakalantas Maut di Pekanbaru yang Menewaskan Tiga Orang Satu Keluarga

<b>Ini Adalah Fakta Baru Kasus Lakalantas Maut di Pekanbaru yang Menewaskan Tiga Orang Satu Keluarga</b>

Foto hanya ilustrasi

Rabu, 01 Januari 2025 23:02 WIB

PEKANBARU, POTRETNEWS.com - Aparat polisi ungkap fakta baru kecelakaan maut di Pekanbaru, Riau yang menewaskan tiga orang dalam satu keluarga pada Rabu (1/1/25) sekira pukul 06.30 WIB.

Ternyata sebelum kecelakaan, sopir mobil Toyota Calya dan penumpang sempat mengonsumsi narkoba di Palembang, Sumatera Selatan dan dugem malam tahun baru.

Menurut Kepala Satuan (Kasat) Narkoba Kepolisian Resor Kota (Polresta) Pekanbaru, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Bagus Fahria, pengemudi mobil Toyota Calya bernama Antoni diminta tolong Lidia menjemput mobil di Sukabumi. Mobil rencana akan dibawa ke Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

'Lidia minta tolong sama Antoni atau sopir yang bawa mobil saat laka untuk jemput mobilnya di Sukabumi. Mobil mau dibawa ke Batam, tapi lewat jalur darat sampai ke pelabuhan kapal fery yang berada di Riau," kata AKP Bagus Fahria, Rabu (1/1/25).

Selanjutnya Antoni dan Lidia berangkat dari Sukabumi, Minggu (29/12/24) sore. Saat tiba di Palembang, Antoni menghubungi Deni untuk ikut membantu mengantarkan mobil agar dapat bergantian sebagai sopir.

"Saat tiba di Palembang Antoni dan Lidia mengakui menggunakan narkoba jenis sabu. Tujuannya agar tidak mengantuk dan juga biar badan tidak sakit di perjalanan," kata AKP Bagus Fahria, dilansir detik.com.

Sementara Deni mengakui sebelum ikut rombongan ada menggunakan narkoba jenis sabu. Lalu saat tiba di Pekanbaru pada Selasa (31/12/24) siang langsung menginap di Hotel Emerald di Jalan Kuantan Raya, Lima Puluh, Pekanbaru.

"Kemudian malamnya menikmati hiburan malam di Kota Pekanbaru untuk menyambut tahun baru. Pengakuan mereka juga ada meminum alkohol dan belum ada tidur akibat hisap sabu sejak di Palembang," kata AKP Bagus Fahria.

Setelah menikmati hiburan malam, ketiganya pulang menuju ke hotel. Mereka rencananya akan istirahat sebelum melanjutkan perjalanan menuju Batam.

"Pada saat pulang itulah terjadi kecelakaan lalu lintas dengan mobil yang disopiri oleh Antoni," kata AKP Bagus Fahria.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Pekanbaru, Komisaris Polisi (Kompol) Alvin Agung Wibawa mengatakan kecelakaan maut terjadi di Jalan Hang Tuah pukul 06.30 WIB.

Menurut Kompol Alvin Agung Wibawa, mobil Toyota Calya pelat F 1817 VI melaju kencang menabrak sepeda Honda Beat bernomor polisi BM 5672 ABP dan motor Honda Scoopy bernomor polisi BM 3170 MAK.

"Kecelakaan terjadi pagi tadi antara mobil Calya dan sepeda motor. Tiga orang yang naik sepeda motor meninggal dunia," kata Alvin.

Dikatakan, mobil Toyota Calya yang dikemudikan Antoni Romansyah (44) bergerak dari arah Hang Tuah Ujung. Mobil juga ditumpangi 2 orang, yakni Lidia Putri (25) dan Denni (30).

Sesampainya di depan klinik Siaga Medika 2, mobil melebar ke sebelah kanan jalan. Akibatnya menabrak sepeda motor Honda Beat yang ditumpangi satu keluarga yakni Anton Sujarwo (38), Afrianti (42) dan Aditia (10).

Setelah motor dan korban terseret ke jalan dan terpental, mobil kembali menabrak sepeda motor Honda Scoopy BM 3170 MAK. Motor kedua dikendarai oleh Dwi Irwanto (22) dan Liani (25) yang bergerak dari arah berlawanan.

"Pengemudi dan penumpang sepeda motor Honda Beat BM 5672 ABP meninggal dunia tiga orang. Mereka itu suami, istri dan anak, jadi masih satu keluarga. Pengemudi motor lain luka-luka," kata Kompol Alvin Agung Wibawa.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Peristiwa, Pekanbaru
wwwwww
www.amsi.or.id