Home > Berita > Umum

Gubernur Ansar Ahmad: BRK Syariah Pemersatu Kepri dan Riau

Selasa, 17 Desember 2024 11:25 WIB
bgubernur-ansar-ahmad-brk-syariah-pemersatu-kepri-dan-riaubGubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad.

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — PT Bank Riau Kepri Syariah (Perseroda) atau BRK Syariah memiliki wilayah operasional di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau (Kepri) serta satu kantor Cabang di Jakarta. Meski berbeda daerah pemerintahan dengan Provinsi Riau, namun Gubernur Kepri Ansar Ahmad menegaskan, BPD Riau Kepri ini akan tetap menjadi satu-satunya BPD di wilayah Kepri.

”Pemerintahan boleh berpisah tapi secara psikologis Kepri dan Riau ini adalah abang dan adek yang tidak bisa dipisahkan dan BRK Syariah ini menjadi pemersatu dua provinsi ini," kata Ansar Ahmad.

Dilanjutkannya, BRK Syariah akan tetap menjadi bank kebanggaan dan menjadi institusi nomor 1 di wilayah Riau dan Kepri. Ansar melihat kinerja BPD Riau dan Kepri ini terus semakin membaik berkat kepercayaan seluruh masyarakat Riau dan Kepri, khususnya pemegang saham.

”Walaupun ada suara, di Kepri itu akan membangun bank daerah yang baru, namun kita tetap dengan BRK Syariah untuk pelayanan dan jasa keuangannya," kat Ansar.

Menurutnya, BRK Syariah adalah satu-satunya BPD yang ada di Riau dan Kepri. Sejak awal pemda di dua provinsi sudah bersama-sama membesarkan BRK Syariah ini hingga memiiliki keuntungan yang besar.

”Jadi meskipun berbeda provinsi, bukan berarti berpisah, tetapi kita berkewajiban memberikan tambahan modal yang besar untuk bank yang kita banggakan ini," imbuh Ansar.

Ansar juga memuji keberadaan BRK Syariah yang ikut berkomitmen dalam mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui program strategis pembiayaan modal tanpa margin. Bahkan BRK Syariah juga ikut memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM di wilayah Kepri untuk naik kelas.

”Tahun ini kita menambahkan Rp400 juta untuk 100 pemanfaat program subsidi pembiayaan modal tanpa margin. Sejak tahun 2021, sampai saat ini BRK Syariah sudah menyalurkan sebesar Rp30,4 miliar, dengan pagu subsidi sebesar Rp3 miliar dan dengan adanya penambahan pagu ini estimasi pembiayaan yang dapat disalurkan sebesar Rp3,8 miliar," pungkasnya.***

Kategori : Umum, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id