Psccapencoblosan Pilkada Serentak 2024, Polda Riau Intensifkan Patroli Siber

Senin, 02 Desember 2024 15:13 WIB
bpsccapencoblosan-pilkada-serentak-2024-polda-riau-intensifkan-patroli-siberbPolda Riau intensifkan patroli siber pascapencoblosan Pilkada Serentak 2024

PEKANBARU, POTRETNEWS.com — Pascapencoplosan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 pada 27 November lalu, Kepolisian Daerah (Polda) Riau intensifkan patroli siber. Tujuannya untuk mencegah penyebaran hoaks, ujaran kebencian, dan isu SARA yang dapat memicu keresahan di masyarakat, menjelang penempatan suara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hal itu diakui Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Riau, Komisaris Besar (Kombes) Nasriadi melalui Kepala Sub Direktorat V Direktorat Reskrimsus Polda Riau, Komisaris Polisi (Kompol) Fajri, Senin (2/12/24). Menurut Kompol Fajri, pengintensifan patroli siber dilakukan untuk menjaga suasana di tengah-tengah masyarakat tetap kondusif pasca pencoblosan Pilkada Serentak 2024.

Dikatakan, pihaknya telah mengerahkan tim patroli siber selama 24 jam untuk memantau aktivitas media sosial. "Kami fokus mengawasi akun-akun yang berpotensi menyebarkan informasi tidak benar atau provokatif," kata Kompol Fajri

Selain itu, imbuh Kompol Fajri, pihaknya juga mengimbau masyarakat dan peserta Pilkada untuk tidak ikut menyebarkan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Ditegaskan, siapa yang melakukan pelanggaran di dunia maya akan ditindak sesuai aturan atau hukum yang berlaku. "Jika kontennya memenuhi unsur pidana, kami tidak segan memproses hukum pelaku," kata Kompol Fajri.

Menurutnya, jika ditemukan akun yang menyebarkan hoaks, ujaran kebencian, atau konten SARA, pihaknya akan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Jnformatika untuk memblokir akun tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Kompol Fajri mengingatkan masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Pastikan informasi yang diterima valid dan berasal dari sumber terpercaya. Jangan mudah percaya, apalagi menyebarkan konten yang meragukan kebenarannya," kata Kompol Fajri.

Disebutkannya juga, patroli siber juga diarahkan untuk mendeteksi penyebaran ulang informasi lama atau hoaks yang diolah kembali. Langkah ini diambil untuk mencegah kebingungan dan keresahan di tengah masyarakat.

"Kami terus menyampaikan edukasi tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mengingatkan agar tidak terpengaruh berita bohong yang marak di media sosial," kata Kompol Fajri

Kepada masyarakat, Kompol Fajri mengajak untuk bersama-sama menciptakan suasana Pilkada yang damai dan kondusif.

"Mari kita gunakan media sosial dengan bijak dan jadikan momentum Pilkada sebagai ajang demokrasi yang membawa kedamaian, bukan perpecahan," kata Kompol Fajri.***

Editor:
Muhammad Amin Nasution

Kategori : Hukrim, Riau
wwwwww
www.amsi.or.id